Pendidikan

**Ada 150 Ribu Beasiswa S1 Guru pada 2026, Target Kuota Naik Lagi 2027**

Kemendikbudristek alokasikan 150 ribu beasiswa S1 untuk guru pada 2026. Target kuota naik lagi 2027 demi peningkatan kualitas dan percepatan sertifikasi guru nasional.

Jakarta · Monday, 01 December 2025 04:00 WITA · Dibaca: 28
**Ada 150 Ribu Beasiswa S1 Guru pada 2026, Target Kuota Naik Lagi 2027**

Jakarta, JClarity – Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam agenda transformasi pendidikan nasional. Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), program beasiswa Strata 1 (S1) khusus untuk guru akan digulirkan secara masif, dengan menetapkan kuota fantastis mencapai 150.000 penerima pada tahun anggaran 2026.

Pengumuman kuota beasiswa yang melonjak signifikan ini disampaikan dalam rangka memenuhi kebutuhan guru berkualitas dan mempercepat kualifikasi akademik tenaga pengajar di seluruh Indonesia. Angka 150.000 ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang yang menargetkan peningkatan kompetensi guru secara menyeluruh, baik bagi calon pendidik maupun guru yang tengah mengabdi.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa program beasiswa S1 ini diprioritaskan untuk dua kelompok utama: calon guru yang menempuh jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, serta guru honorer yang telah mengajar namun belum memiliki kualifikasi akademik S1 sesuai ketentuan undang-undang. Skema ini bertujuan memastikan bahwa setiap guru yang memasuki sistem pendidikan telah terbekali dengan latar belakang akademik yang memadai sebelum menempuh program sertifikasi profesi.

Lebih lanjut, Dirjen GTK menekankan bahwa ambisi pemerintah tidak berhenti pada tahun 2026. “Kami telah menerima arahan untuk menyiapkan infrastruktur dan anggaran agar target kuota beasiswa S1 guru dapat dinaikkan kembali pada tahun 2027,” ujarnya. Rencana peningkatan kuota pada 2027 ini diharapkan dapat lebih cepat menutup kesenjangan kualifikasi akademik dan mengatasi kekurangan guru di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Pendanaan program 150 ribu beasiswa S1 guru ini sebagian besar dialokasikan dari Dana Abadi Pendidikan (DAP) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), mencerminkan investasi strategis negara di sektor pendidikan. Proses seleksi beasiswa akan melibatkan koordinasi ketat antara Kemendikbudristek dengan pihak LPDP serta Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) di berbagai perguruan tinggi.

Saat ini, Kemendikbudristek tengah menyusun petunjuk teknis (Juknis) rinci mengenai persyaratan pendaftaran, linimasa seleksi, dan mekanisme penyaluran dana. Calon penerima beasiswa didorong untuk mulai mempersiapkan diri dan memantau kanal informasi resmi kementerian agar tidak tertinggal jadwal pembukaan pendaftaran yang rencananya akan dimulai pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Login IG