Saham

Usai Akuisisi PIPA, Morris Capital Segera Gelar Tender Wajib Saham di Harga Rp21

Morris Capital Indonesia (MCI) segera gelar Tender Wajib (MTO) saham PIPA di harga Rp21/saham setelah resmi menjadi pengendali baru PT Multi Makmur Lemindo Tbk.

Jakarta · Friday, 17 October 2025 07:00 WITA · Dibaca: 21
Usai Akuisisi PIPA, Morris Capital Segera Gelar Tender Wajib Saham di Harga Rp21

JAKARTA, JClarity – PT Morris Capital Indonesia (MCI) secara resmi mengumumkan kesiapan mereka untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (PTW) atau Mandatory Tender Offer (MTO) atas saham publik PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA). Langkah ini merupakan tindak lanjut regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah MCI menuntaskan akuisisi dan menjadi pemegang saham pengendali baru emiten produsen pipa tersebut.

Sesuai ketentuan dalam POJK No. 9 Tahun 2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, harga pelaksanaan Penawaran Tender Wajib ditetapkan sebesar Rp21 per lembar saham. Harga ini mengacu pada rata-rata harga tertinggi harian saham PIPA yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 90 hari sebelum tanggal 28 April 2025. Nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga pembelian rata-rata saham PIPA dalam transaksi akuisisi yang dilaksanakan pada 6 dan 10 Oktober 2025, yang tercatat sebesar Rp10,60 per saham.

MCI berencana membeli sebanyak-banyaknya 1,62 miliar lembar saham atau sekitar 47,47% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh PIPA yang dimiliki oleh pemegang saham publik. Periode Penawaran Tender Wajib akan berlangsung selama 30 hari kalender, yang dimulai satu hari kalender setelah pengumuman keterbukaan informasi, yaitu sejak 16 Oktober 2025. Perseroan menyatakan telah memastikan ketersediaan dana yang memadai untuk menyelesaikan pembayaran kepada seluruh pemegang saham yang berhak.

Sebelumnya, MCI telah merampungkan pengambilalihan 1,5 miliar saham PIPA, setara 43,78% kepemilikan, dari pemegang saham lama. Dengan selesainya Penawaran Tender Wajib ini, kepemilikan saham Morris Capital atas PIPA berpotensi mencapai maksimal 96,35% dari total modal ditempatkan dan disetor.

Bersamaan dengan pergantian pengendali ini, arah bisnis PIPA dipastikan akan mengalami pergeseran. Morris Capital berencana membawa PIPA fokus pada diversifikasi produk dan ekspansi pasar guna mendukung kebutuhan sektor utilitas dan infrastruktur nasional. Untuk menunjang strategi tersebut, MCI berencana menyuntikkan aset hingga Rp3 triliun ke PIPA dan akan menggandeng mitra strategis.

Login IG