Teknologi

Terobosan Canggih UNDIP: Gelembung Nano-Mikro Plasma Ozon Ubah Air Limbah Jadi Higienis

UNDIP meluncurkan teknologi Gelembung Nano-Mikro Plasma Ozon, solusi canggih pengolahan air limbah menjadi higienis. Inovasi ini menjanjikan efisiensi tinggi.

Semarang · Monday, 27 October 2025 21:00 WITA · Dibaca: 39
Terobosan Canggih UNDIP: Gelembung Nano-Mikro Plasma Ozon Ubah Air Limbah Jadi Higienis

Semarang, JClarity – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam inovasi teknologi berkelanjutan melalui peluncuran sistem pengolahan air limbah mutakhir: Gelembung Nano-Mikro Plasma Ozon. Terobosan yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Fakultas Teknik ini diklaim mampu mengubah air limbah, termasuk limbah industri dan domestik, menjadi air yang memenuhi standar higienitas tinggi dan siap untuk didaur ulang.

Sistem ini menggabungkan tiga teknologi canggih untuk mencapai efisiensi dekomposisi polutan yang maksimal. Pertama, penggunaan *plasma non-termal* (plasma dingin) yang berfungsi menginisiasi reaksi oksidasi kuat. Kedua, penginjeksian gas *ozon* ($O_3$) sebagai agen disinfektan dan pengurai senyawa organik kompleks. Puncaknya, pengiriman ozon dan plasma ini dilakukan melalui *gelembung nano-mikro* yang berukuran sangat kecil. Ukuran gelembung ini secara signifikan meningkatkan luas permukaan kontak antara agen pengoksidasi dengan air limbah, menjamin efektivitas penghancuran bakteri, virus, serta kontaminan kimia berbahaya dalam waktu singkat.

Ketua tim peneliti, yang enggan disebut namanya karena alasan tertentu, menjelaskan bahwa teknologi konvensional seringkali meninggalkan residu kimia atau tidak efektif menghilangkan mikroplastik dan zat warna yang membandel. "Dengan Gelembung Nano-Mikro Plasma Ozon, proses pengolahan air limbah menjadi jauh lebih ramah lingkungan karena minim atau bahkan tanpa tambahan bahan kimia. Efisiensi penghilangan patogen dan kontaminan mikroskopis mencapai 99,9%, menjadikannya solusi vital untuk krisis air bersih dan sanitasi di perkotaan," ujarnya dalam konferensi pers virtual.

Inovasi UNDIP ini diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif untuk mengatasi tantangan pengolahan air limbah di Indonesia, khususnya bagi kawasan industri padat dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal. Keunggulan utama sistem ini terletak pada efisiensi energi yang relatif rendah dibandingkan metode oksidasi lanjutan lainnya, serta kemampuannya untuk beroperasi secara modular, sehingga mudah diimplementasikan pada skala kecil maupun besar.

Rektor UNDIP menyatakan komitmen perguruan tinggi untuk memfasilitasi hilirisasi teknologi ini ke sektor industri dan pemerintah daerah. Langkah selanjutnya adalah pengujian skala penuh di beberapa lokasi strategis serta upaya pematenan internasional untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta teknologi pengolahan air global.

Login IG