Saham

Siap-Siap, Astra Internasional (ASII) Mau Buyback Saham Rp 2 Triliun.

Astra Internasional (ASII) umumkan rencana buyback saham senilai maksimal Rp 2 triliun mulai 3 November 2025 hingga 30 Januari 2026 untuk stabilisasi harga.

Jakarta · Wednesday, 05 November 2025 06:00 WITA · Dibaca: 50
Siap-Siap, Astra Internasional (ASII) Mau Buyback Saham Rp 2 Triliun.

JAKARTA, JClarity – Emiten raksasa otomotif dan konglomerasi, PT Astra International Tbk (ASII), mengumumkan rencana aksi korporasi strategis berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp 2 triliun. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi pasar modal yang dinilai fluktuatif secara signifikan, serta untuk menunjukkan keyakinan manajemen terhadap nilai fundamental perseroan.

Corporate Secretary ASII, Gita Tiffany Boer, menjelaskan bahwa periode pelaksanaan buyback ini akan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai tanggal 3 November 2025 hingga 30 Januari 2026. Sumber pendanaan yang akan digunakan untuk aksi korporasi ini berasal dari kas internal perusahaan dan ditegaskan bukan dari pinjaman.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh Astra tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Selain itu, manajemen memastikan bahwa porsi publik atau free float saham ASII setelah pelaksanaan buyback tidak akan berkurang di bawah batas minimum 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Gita Tiffany Boer menambahkan, pembelian kembali saham ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham di tengah gejolak pasar, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi ASII dalam pengelolaan modal jangka panjang. Saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham treasuri, yang nantinya dapat dijual kembali di masa mendatang pada nilai yang optimal apabila perusahaan membutuhkan tambahan modal. Perseroan meyakini bahwa aksi buyback ini tidak akan memiliki dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha maupun kinerja keuangan, bahkan diperkirakan dapat meningkatkan laba per saham (Earning Per Share/EPS) perseroan.

Pengumuman rencana buyback ini disampaikan di tengah tantangan kinerja keuangan yang dihadapi ASII. Berdasarkan laporan, laba bersih dan pendapatan perseroan tercatat mengalami penurunan tipis hingga kuartal ketiga, salah satunya dipicu oleh melemahnya pendapatan dari segmen usaha otomotif. Langkah buyback ini sering kali dilihat oleh pelaku pasar sebagai sinyal bullish dari manajemen, yang dilakukan pada periode harga yang dianggap relatif murah, mengindikasikan adanya keyakinan kuat terhadap nilai intrinsik perusahaan.

ASII menjadi salah satu emiten besar yang melakukan buyback dalam kurun waktu ini, menyusul langkah yang juga diambil oleh anak usahanya, PT United Tractors Tbk (UNTR). Investor diharapkan untuk mencermati secara saksama realisasi aksi korporasi ini dan faktor-faktor fundamental lain, seperti pemulihan penjualan otomotif dan stabilitas sektor komoditas, sebagai penentu utama pergerakan saham ASII ke depan.

Login IG