Saham

Saham Melesat! GOTO Lompat 12% Setelah Rilis Laporan Kinerja Kuartal III yang Pangkas Rugi Bersih

Saham GOTO melesat setelah rilis Q3 2025. Perseroan catat adjusted EBITDA positif Rp516 M & laba sebelum pajak perdana, pangkas rugi bersih 9 bulan hingga 78%.

Jakarta · Thursday, 20 November 2025 07:00 WITA · Dibaca: 44
Saham Melesat! GOTO Lompat 12% Setelah Rilis Laporan Kinerja Kuartal III yang Pangkas Rugi Bersih

JAKARTA, JClarity – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) langsung melesat signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul pengumuman laporan kinerja keuangan yang berakhir pada Kuartal III 2025. Emiten teknologi terbesar di Indonesia ini berhasil mencatatkan tonggak sejarah baru dengan menekan rugi bersih secara drastis serta meraih laba sebelum pajak yang disesuaikan untuk pertama kalinya.

Kenaikan harga saham GOTO mencerminkan respons positif pasar terhadap fundamental perusahaan yang semakin solid. Pada sesi perdagangan setelah rilis laporan, saham GOTO terpantau melonjak hingga lebih dari 7%, menembus level psikologis baru. Sentimen ini didorong oleh laporan keuangan kuartal ketiga yang menunjukkan keberhasilan perseroan dalam mencapai EBITDA Grup yang Disesuaikan (Adjusted EBITDA) positif sebesar Rp516 miliar, melonjak 239% secara tahunan (Year-on-Year/YoY).

Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari strategi efisiensi biaya dan peningkatan monetisasi yang disiplin. Untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan, GOTO membukukan laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar Rp62 miliar pada kuartal III 2025.

Secara kumulatif selama periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025, GoTo berhasil memangkas rugi bersih periode berjalan hingga 78% menjadi Rp996,98 miliar, dibandingkan kerugian sebesar Rp4,54 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih perseroan juga mencatat pertumbuhan yang sehat, naik 14% YoY menjadi Rp13,30 triliun, didorong oleh pertumbuhan signifikan pada nilai transaksi bruto (GTV) inti Grup yang melonjak 43% YoY menjadi Rp102,8 triliun.

Lebih lanjut, kinerja positif ini memberikan keyakinan bagi manajemen untuk merevisi panduan kinerja tahun penuh. GoTo kini menaikkan target panduan EBITDA Grup yang Disesuaikan setahun penuh menjadi antara Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun, dari proyeksi sebelumnya. Selain itu, arus kas bebas yang disesuaikan (adjusted free cash flow) juga tercatat positif sebesar Rp247 miliar pada kuartal ketiga. Analis pasar modal menilai, perbaikan fundamental dan profitabilitas yang konsisten ini menjadi katalis kuat untuk prospek saham GOTO ke depan, mendorong rekomendasi 'beli' dan menetapkan target harga baru.

Login IG