**Saham GOTO Terbang 15% Pasca Rumor Suntikan Dana Baru dari Investor Asing**
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) melonjak 15% menyusul rumor suntikan dana baru bernilai besar dari investor institusi asing. Pasar tunggu konfirmasi resmi.
Jakarta, JClarity – Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mencatatkan kenaikan signifikan hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) sebesar 15% pada penutupan perdagangan hari ini. Lonjakan drastis ini dipicu oleh rumor yang beredar kencang di pasar modal mengenai adanya suntikan dana segar bernilai besar dari investor institusi asing.
Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa investor strategis baru, yang diyakini berasal dari kawasan Timur Tengah atau Amerika Utara, tengah dalam tahap akhir negosiasi untuk menanamkan modal miliaran Rupiah melalui skema penempatan saham baru (private placement) atau pembelian saham di pasar sekunder. Kabar ini disambut euforia oleh pelaku pasar, mengingat dana baru sangat krusial bagi GOTO dalam mempercepat target profitabilitas dan ekspansi bisnis, terutama di sektor layanan keuangan.
Analis pasar modal melihat pergerakan saham GOTO ini sebagai manifestasi dari peningkatan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia tersebut. Volume perdagangan saham GOTO terpantau melonjak tajam, jauh di atas rata-rata harian, menandakan akumulasi beli yang masif oleh investor domestik maupun asing yang berburu peluang dari rumor tersebut. Kenaikan 15% ini membawa harga saham GOTO kembali ke level psikologis penting yang terakhir dicapai beberapa bulan lalu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen GOTO belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor suntikan dana tersebut. JClarity telah berupaya menghubungi perwakilan perusahaan, namun respons yang diterima adalah perusahaan tidak dapat berkomentar mengenai spekulasi pasar. Sikap kehati-hatian ini sejalan dengan regulasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengharuskan pengumuman informasi material dilakukan secara resmi dan transparan.
Sementara itu, Kepala Riset sekuritas lokal (nama fiktif), Budi Hartono, menilai bahwa konfirmasi resmi atas rumor ini berpotensi mengubah peta persaingan industri teknologi regional. “Jika suntikan dana ini benar, ini bukan hanya masalah likuiditas, tapi juga validasi strategis dari pemain global terhadap model bisnis GOTO. Hal ini akan memperkuat neraca perusahaan dan memberikan amunisi untuk menghadapi persaingan, terutama di segmen e-commerce dan fintech,” ujar Hartono kepada JClarity.
Investor kini menanti pengumuman resmi dari GOTO yang diharapkan dapat mengklarifikasi kebenaran rumor yang telah menggerakkan pasar secara ekstrem hari ini. Pergerakan saham GOTO ke depan akan sangat bergantung pada transparansi dan detail dari rencana pendanaan yang tengah diperbincangkan tersebut.