Saham

Raksasa Singapura Borong Saham SGRO Rp9,4 Triliun, Resmi Jadi Pengendali

AGPA Pte. Ltd., anak usaha POSCO International (Korsel), resmi jadi pengendali Sampoerna Agro (SGRO) usai borong 65,72% saham senilai Rp9,4 Triliun.

Jakarta · Saturday, 22 November 2025 20:00 WITA · Dibaca: 29
Raksasa Singapura Borong Saham SGRO Rp9,4 Triliun, Resmi Jadi Pengendali

Jakarta, JClarity – Perusahaan investasi berbasis di Singapura, AGPA Pte. Ltd., resmi mengakuisisi saham pengendali PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) dalam sebuah transaksi jumbo senilai sekitar Rp9,446 triliun. Aksi korporasi ini menandai beralihnya kendali emiten perkebunan sawit tersebut dari Grup Sampoerna kepada investor asing yang terafiliasi dengan raksasa global asal Korea Selatan, POSCO International Corporation.

Pengambilalihan ini dieksekusi melalui pembelian 1.195.217.500 lembar saham SGRO, yang setara dengan 65,721% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Saham tersebut dibeli pada harga transaksi Rp7.903 per lembar dari pemegang saham pengendali sebelumnya, Twinwood Family Holdings Limited. AGPA Pte. Ltd., yang sebelum transaksi tidak memiliki saham SGRO sama sekali, kini tercatat sebagai pemegang saham pengendali baru SGRO.

Sekretaris Perusahaan Sampoerna Agro, Eris Ariaman, mengungkapkan bahwa tujuan utama AGPA masuk sebagai pengendali adalah dalam rangka mengembangkan dan memperluas bisnis perusahaan di industri perkebunan di Indonesia. AGPA Pte. Ltd. sendiri merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh POSCO International, dan didirikan sebagai perusahaan induk investasi kelapa sawit yang berencana mengakuisisi lebih banyak perkebunan serta berinvestasi pada fasilitas penyulingan minyak sawit (CPO) dan produksi biofuel.

Aksi akuisisi bernilai fantastis ini telah diselesaikan pada 19 November 2025. Dengan status barunya sebagai pengendali, AGPA diwajibkan untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham minoritas, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Jadwal pelaksanaan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) dan proses tender offer akan disampaikan lebih lanjut oleh manajemen.

Meskipun terjadi perubahan kendali, manajemen SGRO memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. Sementara itu, di pasar modal, saham SGRO merespons positif kabar ini. Saham SGRO bahkan sempat melonjak signifikan pada hari-hari perdagangan seputar pengumuman akuisisi.

Presiden Direktur Grup Sampoerna, Bambang Sulistyo, menyampaikan keyakinannya bahwa pemilik baru akan menjadi 'rumah yang baik' bagi perusahaan dan membawa SGRO pada prospek pertumbuhan bisnis yang lebih baik ke depan, seraya menegaskan komitmen Grup Sampoerna untuk tetap berkontribusi pada perekonomian Indonesia melalui lini bisnis strategis lainnya.

Login IG