Pusat Unggulan AI UGM-Telkom Diluncurkan: Sasar Inovasi Energi dan Kesehatan Strategis
UGM dan Telkom meluncurkan Pusat Unggulan AI di Yogyakarta. Kolaborasi strategis ini fokus pada hilirisasi riset energi dan kesehatan, termasuk teknologi e-Tongue dan e-Nose, untuk memperkuat ekosistem AI nasional.
YOGYAKARTA, JClarity – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. secara resmi meluncurkan program kerja sama 'UGM AI Center of Excellence' pada Sabtu (15/11/2025), menandai langkah strategis dalam penguatan ekosistem talenta dan inovasi Kecerdasan Artifisial (AI) nasional. Pusat unggulan ini secara khusus akan memfokuskan hilirisasi riset pada sektor energi dan kesehatan yang dianggap strategis bagi kemajuan bangsa.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman, ini merupakan inisiatif kolaboratif yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi digital dan menciptakan inovasi yang dapat menjawab berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia. Acara peluncuran disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., dan Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi.
Wamen Komdigi Nezar Patria dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini, menyebutnya sebagai sinergi strategis antara dunia industri dan akademisi. Ia menekankan bahwa AI Center of Excellence UGM diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan riset, serta motor penggerak inovasi nasional untuk memperkuat lanskap transformasi digital, sejalan dengan potensi besar Indonesia dalam ekonomi digital di Asia Tenggara.
Fokus utama kerja sama ini adalah eksplorasi inovasi di sektor energi dan pendorong hilirisasi riset sektor kesehatan. Secara konkret, Telkom dan UGM akan mengimplementasikan teknologi riset UGM seperti *e-Tongue* dan *e-Nose* untuk pemanfaatan di sektor kesehatan. Selain itu, Telkom juga berfokus pada hilirisasi, memastikan inovasi AI yang dihasilkan dapat dipasarkan dan memberikan manfaat ekonomi nyata.
Pusat unggulan ini dirancang untuk menciptakan solusi AI yang siap pakai, seperti prediksi risiko banjir, optimasi logistik pangan, hingga rekomendasi obat berbasis AI di rumah sakit. Dengan empat pilar utama, yaitu AI Campus, AI Playground, AI Connect, dan AI Hub, AI CoE UGM ditargetkan menjadi episentrum nasional yang melahirkan ribuan talenta AI kompetitif, serta memperkuat posisi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.