Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Pilihan untuk Perdagangan Senin (27/10/2025)
Proyeksi IHSG Senin (27/10/2025) diprediksi konsolidasi terbatas. Analisis level support dan resistance 7.180-7.350. Simak rekomendasi saham pilihan: BBCA, ADRO, ICBP.
Jakarta, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak dalam rentang yang terbatas dengan kecenderungan menguat tipis pada perdagangan awal pekan, Senin (27/10/2025). Sentimen pasar diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika pergerakan bursa global, terutama pasar Amerika Serikat dan Asia, yang menunjukkan pergerakan yang variatif jelang penutupan pekan lalu, serta menantikan data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini.
Analis pasar dari berbagai sekuritas di Jakarta memprediksi IHSG akan menguji level psikologis baru setelah sempat ditutup melemah ringan pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Sentimen global, khususnya kekhawatiran terkait potensi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve AS, masih menjadi perhatian utama investor. Kendati demikian, kinerja korporasi domestik yang solid pada kuartal III 2025, terutama di sektor perbankan dan komoditas, diharapkan mampu menopang laju indeks. Stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga akan menjadi katalis positif bagi investasi asing di pasar modal domestik.
Secara teknikal, pergerakan IHSG diperkirakan berada dalam fase konsolidasi. Level support kritis diposisikan di 7.180, sementara support minor berada di 7.220. Adapun resistance terdekat yang perlu ditembus berada di level 7.300, dengan resistance kuat di 7.350. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.250, peluang untuk menyentuh kembali level 7.300 terbuka lebar. Investor disarankan untuk menerapkan strategi trading buy atau accumulate pada saham-saham pilihan yang memiliki fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang jelas.
Menyambut perdagangan Senin (27/10/2025), j-clarity.com merangkum beberapa rekomendasi saham pilihan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental yang dapat dicermati investor:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Saham unggulan sektor perbankan ini masih menjadi pilihan utama (blue-chip) karena didukung oleh kinerja yang resilien dan kualitas aset yang terjaga. Rekomendasi: Accumulate Buy. Target Harga (TP): Rp 10.500. Stop Loss (SL): Rp 9.900.
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO): Meskipun harga batu bara global cenderung fluktuatif, fundamental ADRO tetap kuat dengan diversifikasi bisnis yang semakin matang. Pergerakan teknikal menunjukkan adanya potensi pembalikan arah (rebound) jangka pendek. Rekomendasi: Trading Buy. TP: Rp 3.050. SL: Rp 2.850.
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Sektor konsumer defensif ini menarik di tengah ketidakpastian ekonomi. Kinerja ICBP didukung oleh produk-produk kebutuhan pokok dan ekspansi pasar yang agresif. Rekomendasi: Buy. TP: Rp 11.800. SL: Rp 11.200.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Didukung oleh tren kenaikan harga komoditas logam mulia (emas dan tembaga) di pasar global. Saham ini berpotensi melanjutkan penguatan pasca konsolidasi. Rekomendasi: Trading Buy. TP: Rp 3.250. SL: Rp 3.000.
Investor diminta untuk selalu melakukan riset mandiri (Do Your Own Research - DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Fluktuasi pasar yang cepat menuntut kehati-hatian dalam manajemen risiko dan penentuan posisi.