Pabrikan Mobil Listrik Xpeng Bikin Robot Humanoid Feminim Mirip Manusia
Xpeng, pabrikan EV Tiongkok, merilis robot humanoid generasi baru bernama IRON. Berdesain sangat mirip manusia dan feminin, IRON direncanakan produksi massal 2026.
JAKARTA, JClarity – Garis batas antara robotika dan bentuk manusia kian menipis. Xpeng, produsen kendaraan listrik (EV) terkemuka dari Tiongkok, baru-baru ini mencuri perhatian global setelah memperkenalkan generasi terbaru robot humanoid mereka yang diberi nama IRON. Robot ini memiliki desain yang sangat antropomorfik, menonjolkan bentuk feminin dan gerakan yang begitu luwes hingga memicu perdebatan sengit apakah ada manusia sungguhan di dalamnya.
IRON, yang merupakan robot generasi kedelapan Xpeng, dipamerkan dalam acara Xpeng AI Day 2025 di Guangzhou pada awal November. Alih-alih mengadopsi desain robot industri tradisional yang kaku atau netral gender, Xpeng justru memilih bentuk yang sangat menyerupai wanita. Robot ini hadir dengan tinggi sekitar 178 cm dan berat 70 kg, dilengkapi lapisan kulit sintetis lembut (soft synthetic skin) yang dirancang agar terasa "hangat dan intim" saat berinteraksi. Struktur internalnya memiliki tulang belakang mirip manusia, otot bionik, serta fitur fisik yang jelas feminin seperti lekukan tubuh yang nyata.
Gerakan IRON menjadi sorotan utama. Dalam demo panggung, robot tersebut berjalan dengan langkah gemulai yang disamakan dengan gaya 'catwalk' atau peragaan busana. Tingkat realismenya begitu tinggi sehingga memicu spekulasi di media sosial Tiongkok bahwa Xpeng menyembunyikan manusia di balik cangkang robot. CEO Xpeng, He Xiaopeng, terpaksa menanggapi keraguan tersebut dengan memposting video tanpa edit dan bahkan secara terbuka "memotong" kulit sintetis di kaki robot untuk memperlihatkan mekanisme internal dan komponen elektronik.
Secara teknis, IRON adalah mahakarya AI. Robot ini ditenagai oleh tiga chip AI Turing kustom Xpeng, yang secara kolektif menghasilkan daya komputasi hingga 2.250 TOPS. Sistem ini memungkinkan IRON untuk memproses informasi visual dan bahasa secara real-time, memungkinkannya berjalan secara alami, melakukan percakapan, dan menafsirkan perintah kompleks tanpa mengandalkan pemrosesan cloud. Robot ini memiliki 82 derajat kebebasan (DoF) di seluruh tubuh, dengan masing-masing tangan memiliki 22 DoF yang memberikan ketangkasan untuk menangani benda-benda kecil dengan lembut.
Berbeda dengan kompetitor lain yang menargetkan sektor manufaktur, Xpeng berencana memposisikan IRON untuk peran yang berhadapan langsung dengan manusia. Aplikasi utamanya adalah sebagai resepsionis, pemandu wisata, atau asisten belanja pribadi di lingkungan ritel dan perhotelan. He Xiaopeng menjelaskan bahwa desain mirip manusia (human-like) sangat penting agar robot dapat beradaptasi dengan dunia yang dirancang untuk manusia dan memicu respons emosional yang "lebih hangat" dari konsumen. Xpeng menargetkan untuk memulai persiapan produksi massal pada April 2026, dengan produksi skala penuh diharapkan pada akhir tahun 2026.