Teknologi

Orang Indonesia Doyan Pakai Gemini AI, Sehari Nge-prompt 18 Juta Kali di Nano Banana

Pengguna di Indonesia mencatatkan 18 juta prompt gambar per hari menggunakan fitur Gemini AI 'Nano Banana', menegaskan adopsi AI di RI 3x lebih tinggi dari rata-rata global.

JAKARTA · Friday, 14 November 2025 00:00 WITA · Dibaca: 52
Orang Indonesia Doyan Pakai Gemini AI, Sehari Nge-prompt 18 Juta Kali di Nano Banana

JAKARTA, JClarity – Adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia kembali mencatatkan angka fantastis. Google mengungkapkan bahwa pengguna di Tanah Air tergolong 'doyan' menggunakan fitur pembuatan dan penyuntingan gambar berbasis AI, yang dijuluki Nano Banana, dengan rata-rata menghasilkan atau menyunting hingga **18 juta gambar per hari** melalui perintas teks (prompt).

Data mengejutkan ini disampaikan oleh Country Director Google Indonesia, Veronica Utama, di Jakarta, seraya menegaskan tingginya tingkat interaksi konsumen Indonesia terhadap teknologi generatif. Menurutnya, minat masyarakat Asia Tenggara terhadap AI bahkan melampaui batas, tercatat tiga kali lebih tinggi dari rata-rata global.

Nano Banana sendiri merupakan nama kode yang kini dikenal sebagai model image generation canggih Google DeepMind, yakni **Gemini 2.5 Flash Image**. Model ini memungkinkan pengguna mengubah foto tunggal menjadi kreasi tak terbatas, serta melakukan penyuntingan presisi hanya dengan instruksi bahasa alami. Tingginya angka 18 juta prompt per hari khusus pada fitur ini mengindikasikan bahwa kreativitas visual menjadi salah satu pendorong utama masifnya pemanfaatan AI di kalangan masyarakat Indonesia.

Laporan e-Conomy SEA 2025, yang juga menjadi sorotan Google, memperkuat temuan ini. Studi tersebut menunjukkan Indonesia termasuk dalam 20 besar negara dengan minat tertinggi terhadap AI multimodal di dunia. Lebih lanjut, **80 persen** pengguna AI di Indonesia dilaporkan berinteraksi dengan alat dan fitur AI hampir setiap hari. Kondisi ini tidak hanya mencerminkan kesiapan pasar, tetapi juga momentum komersial yang kuat, di mana Indonesia memimpin pertumbuhan pendapatan aplikasi berfitur AI sebesar 127% secara tahunan (year-on-year).

Selain untuk kebutuhan kreasi visual di platform Nano Banana, adopsi Gemini AI secara umum di Indonesia juga populer sebagai bantuan akademik, seperti membantu siswa mempelajari materi pelajaran, membuat kuis, hingga digunakan guru untuk brainstorming metode pengajaran yang menarik. Berbagai penggunaan ini menegaskan peran AI Google sebagai alat serbaguna yang membantu masyarakat Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, dari pendidikan hingga kreativitas.

Login IG