Teknologi

OpenAI Jadi Raja Startup Dunia, Valuasi Tembus Rp 8.000 Triliun, Salip SpaceX Milik Elon Musk

Valuasi OpenAI tembus USD500 miliar (Rp 8.000 Triliun) setelah penjualan saham sekunder, menjadikannya startup paling berharga di dunia, salip SpaceX milik Elon Musk.

JAKARTA · Friday, 10 October 2025 11:00 WITA · Dibaca: 35
OpenAI Jadi Raja Startup Dunia, Valuasi Tembus Rp 8.000 Triliun, Salip SpaceX Milik Elon Musk

JAKARTA, JClarity – Revolusi Kecerdasan Buatan (AI) kembali mencetak sejarah setelah OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT yang didukung oleh Microsoft, resmi menyandang gelar sebagai startup swasta paling bernilai di dunia. Valuasi perusahaan tersebut dilaporkan telah menembus angka fantastis 500 miliar dollar AS, atau setara dengan sekitar Rp 8.000 triliun (dengan kurs perkiraan Rp 16.000 per dolar).

Angka valuasi yang melonjak drastis ini menempatkan OpenAI jauh di atas pesaing terdekatnya di industri swasta, termasuk raksasa antariksa, SpaceX, yang dimiliki oleh Elon Musk. Transaksi terbaru yang mendorong lonjakan ini merupakan penjualan saham sekunder (secondary share sale) yang memungkinkan karyawan aktif dan mantan karyawan untuk menjual sebagian kepemilikan saham mereka.

Menurut laporan Bloomberg, dalam transaksi tersebut, valuasi OpenAI ditetapkan sebesar 500 miliar dollar AS. Valuasi ini secara telak menggeser SpaceX, yang terakhir kali diperkirakan bernilai sekitar 400 miliar dollar AS hingga 425 miliar dollar AS (sekitar Rp 6.400 triliun hingga Rp 6.800 triliun), dari posisi puncak startup paling berharga di dunia.

Total saham yang dijual oleh karyawan dan orang dalam perusahaan mencapai 6,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 105,6 triliun). Investor kelas kakap global berebut mendapatkan saham tersebut, termasuk perusahaan investasi terkemuka seperti SoftBank, Thrive Capital, Dragoneer Investment Group, MGX dari Abu Dhabi, dan T. Rowe Price. Menariknya, meskipun OpenAI mengizinkan penjualan saham hingga 10 miliar dollar AS, jumlah yang dilepas oleh para orang dalam jauh lebih sedikit, sebuah sinyal kuat bahwa mereka masih sangat percaya pada prospek jangka panjang perusahaan.

Lonjakan valuasi ini mencerminkan akselerasi pertumbuhan yang eksplosif dalam waktu kurang dari setahun. Valuasi OpenAI telah melonjak dari 300 miliar dollar AS pada Maret lalu, yang dicapai setelah putaran pendanaan besar, dan bahkan melesat jauh dari 80 miliar dollar AS pada Februari tahun yang sama. Pertumbuhan luar biasa ini didorong oleh dominasi pasar OpenAI di sektor AI generatif melalui produk-produk unggulannya, seperti ChatGPT, dan adopsi luas model kecerdasan buatannya di berbagai ekosistem teknologi, termasuk kemitraan strategis dengan Microsoft yang telah menyuntikkan investasi miliaran dolar.

Selain sukses komersial, minat investor juga didorong oleh proyeksi pendapatan perusahaan yang menjanjikan. OpenAI dilaporkan meraup pendapatan sekitar 4,3 miliar dollar AS pada semester pertama tahun 2025, dan diproyeksikan tingkat pendapatan tahunannya (annual run rate) akan segera mencapai 20 miliar dollar AS. Angka-angka ini memperkuat posisi OpenAI sebagai pemimpin tak terbantahkan dalam perlombaan AI global, dan menjadi penanda bahwa era Kecerdasan Buatan kini memimpin kancah investasi teknologi dunia.

Login IG