Teknologi

Nvidia Luncurkan DGX Spark, Superkomputer AI Sekecil Desktop.

Nvidia luncurkan DGX Spark, superkomputer AI sekecil desktop dengan performa 1 PFLOP yang ditenagai GB10 Grace Blackwell Superchip untuk pengembang AI.

JAKARTA · Monday, 20 October 2025 01:00 WITA · Dibaca: 52
Nvidia Luncurkan DGX Spark, Superkomputer AI Sekecil Desktop.

JAKARTA, JClarity – NVIDIA, pemimpin global dalam komputasi kecerdasan buatan (AI), secara resmi mulai mengirimkan NVIDIA DGX Spark™, yang diklaim sebagai superkomputer AI terkecil di dunia. Perangkat revolusioner ini mengemas kinerja AI kelas pusat data (data center) ke dalam faktor bentuk desktop ringkas, memberikan daya komputasi petaflop kepada para pengembang untuk mengakselerasi gelombang terobosan AI berikutnya.

DGX Spark dirancang untuk mengatasi tantangan keterbatasan memori dan kapabilitas perangkat keras pada PC atau workstation konvensional yang kerap memaksa pengembang memindahkan beban kerja AI mereka ke cloud. Dengan dimensi yang sangat kecil—sekitar 150 mm x 150 mm x 50,5 mm dan berat hanya 1,2 kg—perangkat ini seukuran buku tebal atau Mac mini.

Jantung dari superkomputer mini ini adalah NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip. Arsitektur mutakhir ini menghadirkan kinerja hingga 1 petaflop pada presisi FP4 (1000 TOPS) dan dilengkapi dengan memori terpadu (unified memory) sebesar 128GB LPDDR5x yang dibagi antara GPU dan CPU. Spesifikasi ini memungkinkan pengembang untuk menjalankan inferensi pada model AI hingga 200 miliar parameter dan menyempurnakan (fine-tune) model hingga 70 miliar parameter secara lokal, sebuah kemampuan yang sebelumnya memerlukan kluster cloud multi-GPU yang mahal.

Sistem ini sudah dilengkapi dengan tumpukan perangkat lunak NVIDIA AI dan didukung oleh sistem operasi khusus, NVIDIA DGX™ OS (berbasis Ubuntu Linux). Selain kinerja komputasi yang masif, DGX Spark juga memiliki konektivitas canggih seperti Wi-Fi 7, Ethernet 10 GbE, dan teknologi jaringan ConnectX-7, yang bahkan memungkinkan dua unit DGX Spark dihubungkan bersama untuk bekerja pada model yang lebih besar.

NVIDIA menetapkan harga jual DGX Spark di sekitar $3.999 (sekitar Rp64 jutaan, belum termasuk pajak lokal). Ketersediaan global superkomputer pribadi ini diperluas melalui mitra OEM terkemuka seperti Acer, ASUS, Dell Technologies, GIGABYTE, HP, Lenovo, dan MSI, yang semuanya menawarkan sistem berdasarkan arsitektur DGX Spark.

Jensen Huang, Pendiri dan CEO NVIDIA, menyatakan bahwa peluncuran DGX Spark mengulang misi awal perusahaan dalam menempatkan superkomputer AI di tangan setiap pengembang, seperti yang dilakukan dengan DGX-1 pada tahun 2016 yang kemudian mengawali revolusi AI. Sebagai simbol komitmen tersebut, Huang secara pribadi menyerahkan unit DGX Spark yang ditandatangani kepada Elon Musk di SpaceX. Langkah ini menandai era baru, di mana daya komputasi untuk pengembangan AI tingkat lanjut dapat diakses langsung dari meja kerja.

Login IG