Nvidia Luncurkan DGX Spark, Superkomputer AI Sekecil Desktop.
Nvidia resmi meluncurkan DGX Spark, superkomputer AI terkecil di dunia. Ditenagai Superchip Grace Blackwell, perangkat desktop ini menyajikan 1 PetaFLOP.
Jakarta, JClarity – Raksasa teknologi semikonduktor, Nvidia, sekali lagi mendefinisikan ulang batas-batas komputasi kecerdasan buatan (AI) dengan mengumumkan peluncuran resmi NVIDIA DGX Spark, sebuah superkomputer AI yang dirancang dalam faktor bentuk ringkas seukuran desktop. Perangkat ini diklaim sebagai superkomputer AI terkecil di dunia, membawa daya komputasi setara pusat data langsung ke meja kerja pengembang dan peneliti.
DGX Spark lahir dari visi untuk mendemokratisasi daya AI, mengulang misi yang dimulai dengan DGX-1 pada tahun 2016. Sistem ini ditenagai oleh Superchip Grace Blackwell (GB10) yang baru, sebuah arsitektur yang dioptimalkan untuk faktor bentuk desktop. Meskipun ukurannya kecil (disebut-sebut mirip Mac mini), DGX Spark mampu menyajikan kinerja AI hingga 1 PetaFLOP pada presisi FP4.
Keunggulan utama superkomputer mini ini terletak pada kapasitas memorinya yang masif dan terpadu. DGX Spark dilengkapi dengan 128 GB memori terpadu (coherent unified memory), yang memungkinkan pengembang untuk menjalankan inferensi pada model AI besar hingga 200 miliar parameter dan melakukan fine-tuning pada model hingga 70 miliar parameter secara lokal. Kemampuan ini mengatasi keterbatasan memori pada PC dan workstation konvensional yang sering memaksa pengembang berpindah ke cloud atau pusat data.
Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan bahwa DGX Spark hadir untuk menyalakan gelombang terobosan AI berikutnya dengan menempatkan komputer AI yang kuat di tangan setiap pengembang. Perangkat ini tidak hanya mengemas CPU dan GPU canggih—termasuk 20 core Arm—tetapi juga mengintegrasikan seluruh platform AI Nvidia, meliputi perpustakaan CUDA dan tumpukan perangkat lunak (software stack) AI yang telah terpasang sebelumnya, menjadikannya solusi plug-and-play untuk pengembangan AI agensi dan fisik.
Dengan konektivitas canggih termasuk jaringan ConnectX-7, dua unit DGX Spark bahkan dapat dihubungkan bersama untuk bekerja dengan model yang lebih besar hingga 405 miliar parameter. Peluncuran ini, yang juga didukung oleh mitra OEM seperti Acer, Dell Technologies, dan ASUS, menandai pergeseran signifikan dalam cara pengembangan dan prototipe model AI berskala besar dilakukan, membawa kekuatan yang dulunya eksklusif untuk data center ke lingkungan kantor atau lab pribadi.