Teknologi

Microsoft Diam-diam Pantau Gamer di Windows 11

Microsoft menuai sorotan atas pengumpulan data telemetri ekstensif dari pengguna Windows 11, terutama gamer. Praktik ini memicu kekhawatiran privasi dan pemantauan "diam-diam".

Jakarta · Wednesday, 29 October 2025 04:00 WITA · Dibaca: 54
Microsoft Diam-diam Pantau Gamer di Windows 11

Jakarta, JClarity – Isu privasi data pengguna kembali mencuat setelah sejumlah laporan dan analisis mendalam menyoroti bagaimana Microsoft secara ekstensif mengumpulkan data telemetri dari para pengguna Windows 11, khususnya mereka yang aktif menggunakan fitur gaming terintegrasi. Praktik ini, meskipun diklaim sebagai upaya perbaikan dan pengembangan sistem, menimbulkan kekhawatiran serius mengenai sejauh mana raksasa teknologi itu memantau aktivitas para gamer secara "diam-diam."

Pengumpulan data, yang berpusat pada fitur inti Windows 11 seperti Data Diagnostik dan layanan Xbox yang terintegrasi, telah menjadi subjek pengawasan intensif dari komunitas teknologi dan advokat privasi. Analisis menunjukkan bahwa informasi yang dikirimkan mencakup rincian mendalam mengenai durasi sesi bermain game, jenis perangkat keras yang digunakan (GPU, CPU, RAM), laporan *crash* sistem, serta kinerja *frame rate* pada berbagai judul game yang dimainkan. Fitur-fitur seperti Xbox Game Bar dan ekosistem PC Game Pass disebut-sebut sebagai saluran utama transmisi data ini, yang beroperasi secara *default* saat pengguna mengaktifkan fitur-fitur tersebut.

Pihak Microsoft sendiri berdalih bahwa pengumpulan data telemetri adalah komponen vital dari model pengembangan *software* modern, sebuah pendekatan yang telah lama mereka terapkan sejak peluncuran Windows 10. Mereka secara konsisten menegaskan bahwa data yang dikumpulkan bersifat anonim dan esensial untuk mengidentifikasi dan memperbaiki *bug* sistem, memastikan kompatibilitas game yang optimal, serta meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Microsoft menyatakan bahwa data ini memungkinkan mereka untuk menyempurnakan fitur-fitur khusus gaming seperti DirectStorage dan Auto HDR.

Meskipun demikian, kritikus privasi berpendapat bahwa meskipun pengguna dapat menonaktifkan sebagian besar data diagnostik "Opsional" di pengaturan privasi, data telemetri "Wajib" yang dikumpulkan untuk tujuan keamanan dan pembaruan sistem tetap dikumpulkan tanpa persetujuan eksplisit yang mudah dipahami. Batas antara data yang diperlukan untuk menjaga sistem tetap berjalan dan data yang mengarah pada pemantauan perilaku (profiling) pengguna menjadi semakin kabur, menimbulkan pertanyaan etis tentang hak pengguna atas anonimitas digital mereka.

Menanggapi kontroversi ini, para ahli keamanan siber menyarankan pengguna Windows 11 untuk secara rutin meninjau kembali pengaturan Privasi & Keamanan, khususnya pada bagian "Diagnostik & Umpan Balik." Pengguna disarankan untuk memilih tingkat pengumpulan data "Wajib" (Required) alih-alih "Opsional" (Optional) untuk membatasi ruang lingkup pemantauan. Perdebatan ini menyoroti tantangan berkelanjutan bagi perusahaan teknologi untuk menyeimbangkan inovasi yang didorong oleh data dengan kepatuhan dan transparansi terhadap hak fundamental privasi digital konsumen.

Login IG