Teknologi

Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp

Meta melarang layanan AI pihak ketiga seperti ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp, memprioritaskan Meta AI dan Llama 3. Kebijakan berlaku 15 Januari 2026.

Jakarta · Tuesday, 02 December 2025 11:00 WITA · Dibaca: 30
Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp

Jakarta, JClarity – Meta Platforms Inc., perusahaan induk dari platform perpesanan populer WhatsApp, mengambil langkah strategis yang agresif dengan secara efektif melarang layanan kecerdasan buatan (AI) pihak ketiga, termasuk ChatGPT dari OpenAI dan Copilot dari Microsoft, untuk beroperasi di aplikasinya. Kebijakan baru ini menandai upaya Meta untuk memonopoli ruang asisten AI di WhatsApp, dengan memprioritaskan layanan internal mereka, Meta AI.

Keputusan radikal ini diresmikan melalui perubahan signifikan pada ketentuan layanan Solusi Bisnis WhatsApp (WhatsApp Business Solution Terms of Service). Aturan baru tersebut secara eksplisit melarang penyedia AI, termasuk pengembang model bahasa besar (LLM) seperti OpenAI dan Microsoft, untuk menggunakan API WhatsApp sebagai saluran distribusi utama bagi produk AI umum mereka.

Tenggat waktu penerapan kebijakan ini telah ditetapkan pada 15 Januari 2026. Setelah tanggal tersebut, pengguna individu maupun akun Bisnis WhatsApp yang selama ini mengandalkan integrasi AI pihak ketiga tidak akan lagi memiliki akses ke layanan tersebut. Langkah ini dilakukan di tengah dorongan besar-besaran Meta untuk mengintegrasikan Meta AI, yang didukung oleh model Llama 3, secara mendalam di seluruh ekosistem aplikasinya.

Juru bicara Meta menjelaskan bahwa tujuan API Bisnis WhatsApp adalah untuk mendukung layanan pelanggan dan pembaruan yang relevan, bukan untuk berfungsi sebagai saluran distribusi bagi produk AI. Pembatasan ini secara spesifik menargetkan bot yang fungsinya adalah sebagai produk AI umum (general-purpose chatbot), sementara bot AI yang digunakan oleh bisnis untuk dukungan pelanggan dan informasi masih diizinkan, asalkan data pelanggan tidak digunakan untuk melatih model AI eksternal.

Menanggapi perubahan ini, baik OpenAI maupun Microsoft telah mengonfirmasi penarikan ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp. Keduanya mengimbau pengguna untuk mulai memigrasikan riwayat obrolan mereka sebelum batas waktu tiba. Analis teknologi melihat ini sebagai taktik 'penguncian' vendor (vendor lock-in) dari Meta, yang memaksa miliaran penggunanya untuk beralih dan mengandalkan Meta AI sebagai satu-satunya asisten AI serbaguna yang tersedia di platform perpesanan tersebut.

Login IG