Teknologi

**Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp**

Meta resmi melarang chatbot AI pihak ketiga seperti ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp mulai 15 Januari 2026, membatasi akses demi mendorong penggunaan Meta AI.

Jakarta · Tuesday, 02 December 2025 10:00 WITA · Dibaca: 54
**Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp**

Jakarta, JClarity – Raksasa teknologi Meta secara resmi mengumumkan pembaruan kebijakan yang akan menyingkirkan chatbot kecerdasan buatan (AI) pihak ketiga, termasuk ChatGPT milik OpenAI dan Copilot dari Microsoft, dari platform pesan instan populernya, WhatsApp. Langkah strategis ini efektif akan menjadikan Meta AI sebagai satu-satunya asisten AI berbasis Large Language Model (LLM) yang dapat diakses secara resmi di dalam aplikasi tersebut.

Keputusan ini didorong oleh pembaruan Ketentuan Layanan WhatsApp Business Solution, yang mulai berlaku penuh pada 15 Januari 2026. Meta secara tegas melarang penyedia AI untuk menggunakan API bisnis WhatsApp sebagai saluran distribusi utama bagi chatbot 'tujuan umum' mereka. Hal ini mengindikasikan upaya Meta untuk memusatkan kontrol AI, mengurangi risiko regulasi data pihak ketiga, serta memprioritaskan asisten berbasis Llama besutannya sendiri, Meta AI.

Juru bicara Meta menjelaskan bahwa tujuan utama dari WhatsApp Business API adalah untuk membantu pelaku bisnis dalam menyediakan layanan pelanggan dan mengirimkan pembaruan yang relevan. Oleh karena itu, larangan ini secara spesifik menargetkan chatbot generatif yang fungsinya adalah produk utama, dan bukan fungsi insidental atau pendukung layanan. Chatbot berbasis aturan lama atau yang digunakan murni untuk dukungan pelanggan dan komunikasi penjualan masih diperbolehkan.

Menyikapi kebijakan baru ini, OpenAI telah mengumumkan rencana penarikannya beberapa minggu lalu, diikuti konfirmasi serupa dari Microsoft. Bagi jutaan pengguna yang mengandalkan integrasi AI eksternal, masa transisi hingga 15 Januari 2026 menjadi sangat krusial. OpenAI memberikan opsi bagi pengguna ChatGPT untuk menautkan akun dan memigrasikan riwayat percakapan mereka sebelum tenggat waktu, namun sayangnya, opsi serupa tidak tersedia bagi pengguna Copilot.

Dengan pengetatan ini, ekosistem AI di WhatsApp akan didominasi oleh Meta AI. Analis industri melihat langkah ini sebagai upaya Meta untuk mengamankan posisi pasarnya dan mendorong adopsi teknologi LLM internalnya ke basis pengguna WhatsApp yang masif, meskipun chatbot Meta AI dilaporkan kurang populer di kalangan sebagian pengguna dibandingkan pesaingnya.

Login IG