Teknologi

Meta PHK 600 Karyawan Divisi AI, tapi Rekrut Tim Superintelligence.

Meta Platforms merumahkan 600 karyawan di divisi AI dalam upaya restrukturisasi efisiensi. Namun, perusahaan secara simultan merekrut tim elit untuk fokus pada ambisi AGI Superintelligence.

Jakarta · Sunday, 26 October 2025 03:00 WITA · Dibaca: 55
Meta PHK 600 Karyawan Divisi AI, tapi Rekrut Tim Superintelligence.

Jakarta, JClarity – Raksasa teknologi Meta Platforms Inc., induk dari Facebook dan Instagram, dilaporkan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang menargetkan sekitar 600 karyawan di divisi kecerdasan buatan (AI) mereka. Langkah efisiensi ini dilakukan di tengah ambisi besar CEO Mark Zuckerberg untuk membentuk tim elit yang fokus pada pengembangan Artificial General Intelligence (AGI) atau yang disebut “Superintelligence”.

Pemangkasan tenaga kerja ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi yang bertujuan untuk membuat unit AI Meta menjadi lebih gesit dan efisien. Posisi yang terdampak mencakup karyawan di unit riset lama perusahaan, Fundamental AI Research (FAIR), serta beberapa tim produk dan infrastruktur AI. Kepala Petugas AI Meta, Alexandr Wang, mengonfirmasi kabar ini melalui memo internal, menyatakan bahwa pengurangan jumlah anggota tim akan menyederhanakan proses pengambilan keputusan dan memberi wewenang serta dampak yang lebih besar bagi setiap individu yang tersisa.

Namun, kebijakan PHK yang menimpa 600 karyawan ini berbanding terbalik dengan agresivitas Meta dalam merekrut talenta untuk tim Superintelligence barunya, yang kini beroperasi di bawah nama Meta Superintelligence Labs (MSL). Tim baru yang dipimpin langsung oleh Alexandr Wang dan mencakup unit bernama TBD Labs, difokuskan pada pengembangan model fondasi AI generasi berikutnya, seperti seri Llama. Zuckerberg dilaporkan turun langsung dalam merekrut para ahli AI terkemuka dari perusahaan pesaing seperti OpenAI, Google DeepMind, dan Anthropic.

Restrukturisasi ini menggarisbawahi upaya Meta untuk memperkuat posisinya dalam perlombaan AGI global, terutama setelah model AI sebelumnya, Llama 4, dilaporkan mendapat sambutan yang kurang memuaskan. Perusahaan berargumen bahwa PHK adalah langkah yang diperlukan untuk menyelaraskan sumber daya manusia dengan visi inti AGI-nya. Di samping pemangkasan, Meta telah melakukan investasi masif, termasuk investasi senilai $14,3 miliar di Scale AI dan mengamankan pendanaan $27 miliar untuk pembangunan pusat data raksasa demi memperkuat infrastruktur AI.

Langkah ini menunjukkan bahwa Meta tidak sedang menghemat pengeluaran, melainkan menggeser fokus secara drastis dari proyek-proyek AI yang kurang berdampak ke proyek Superintelligence yang sangat ambisius. Keputusan untuk merumahkan ratusan karyawan sambil merekrut pakar-pakar top dunia menegaskan komitmen serius Meta dalam mengejar AGI dan berupaya mendominasi persaingan teknologi kecerdasan buatan, menantang dominasi rival utamanya.

Login IG