Teknologi

Langkah 'Gila' OpenAI: Ajak Broadcom Produksi Chip AI 10 Gigawatt

OpenAI dan Broadcom umumkan kolaborasi 'gila' untuk produksi dan penyebaran 10 Gigawatt akselerator AI kustom, bagian dari upaya Sam Altman kurangi dominasi Nvidia.

Jakarta · Wednesday, 15 October 2025 10:00 WITA · Dibaca: 56
Langkah 'Gila' OpenAI: Ajak Broadcom Produksi Chip AI 10 Gigawatt

Jakarta, JClarity – Raksasa kecerdasan buatan (AI) OpenAI kembali membuat gebrakan yang dianggap “gila” oleh banyak kalangan industri teknologi. Perusahaan yang didukung oleh Microsoft ini baru saja mengumumkan kolaborasi strategis dengan Broadcom, perusahaan semikonduktor terkemuka, untuk bersama-sama mengembangkan dan menggelar sistem akselerator AI kustom dengan total daya komputasi yang mengejutkan: 10 Gigawatt (GW).

Pengumuman yang dirilis pada hari Senin (13/10/2025) waktu AS tersebut menandai langkah terbaru dan paling agresif OpenAI di bawah kepemimpinan CEO Sam Altman, untuk mengamankan infrastruktur komputasi yang sangat besar dan dirancang khusus untuk memenuhi ambisi besarnya dalam pengembangan Artificial General Intelligence (AGI). Kemitraan multi-tahun ini menargetkan penyebaran rak-rak sistem akselerator AI baru mulai paruh kedua tahun 2026, dengan penyelesaian penuh direncanakan pada akhir tahun 2029.

Dalam kesepakatan ini, OpenAI akan bertanggung jawab penuh atas desain akselerator AI—sejenis chip khusus (ASIC) yang dioptimalkan untuk beban kerja model AI, yang bersaing langsung dengan GPU milik Nvidia—serta sistem pendukungnya. Sementara itu, Broadcom akan memanfaatkan keahliannya untuk mengelola pengembangan, fabrikasi, dan integrasi perangkat keras tersebut, termasuk penyediaan solusi konektivitas Ethernet yang canggih untuk menskalakan klaster AI. Langkah ini memungkinkan OpenAI untuk menyematkan pelajaran yang mereka peroleh dari pengembangan model perbatasan (frontier models) dan produk-produk secara langsung ke dalam perangkat keras, membuka tingkat kemampuan dan kecerdasan baru.

Volume 10 GW yang disepakati menunjukkan skala komitmen yang luar biasa. Sebagai gambaran, 1 GW daya listrik setara dengan kebutuhan energi untuk menyalakan sekitar 700.000 rumah tangga di AS. Kolaborasi ini juga merupakan bagian dari inisiatif infrastruktur 'Stargate' OpenAI, sebuah proyek ambisius untuk membangun pusat data berskala besar di seluruh dunia. CEO Sam Altman secara terbuka menyatakan bahwa pengembangan akselerator sendiri adalah langkah penting untuk membangun infrastruktur yang diperlukan dalam mewujudkan potensi AI.

Kemitraan dengan Broadcom ini menyusul kesepakatan besar lainnya yang telah dicapai OpenAI. Sebelumnya, perusahaan ini telah mengumumkan kemitraan dengan Nvidia untuk menyediakan 10 GW infrastruktur AI dan dengan AMD untuk 6 GW daya komputasi GPU, menambah total komitmen perangkat keras perusahaan menjadi lebih dari 26 GW. Gerakan ini secara luas diinterpretasikan sebagai upaya strategis OpenAI untuk mengurangi ketergantungan pada satu pemasok, khususnya Nvidia, yang saat ini mendominasi pasar chip AI dengan pangsa pasar yang besar.

Laporan media industri menyebutkan bahwa chip kustom AI yang dikembangkan bersama OpenAI dan Broadcom akan dikhususkan untuk tujuan inferensi (menjalankan model AI yang sudah dilatih) dan fasilitas produksi akan dipercayakan kepada Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Meskipun detail finansialnya tidak diungkapkan, kesepakatan ini diperkirakan bernilai multi-miliar dolar dan dapat menghasilkan peluang pendapatan hingga $150 miliar hingga $200 miliar bagi Broadcom selama beberapa tahun. Spekulasi di pasar juga menghubungkan ambisi besar ini dengan visi Altman sebelumnya yang dianggap fantastis, yaitu kebutuhan dana hingga $7 triliun untuk membangun ekosistem semikonduktor dan pusat data global yang dapat mendukung era AI.

Login IG