Saham

Istana Ungkap GOTO-Grab Bakal Merger, Sahamnya Terbang 8,20%

Istana Kepresidenan konfirmasi rencana merger GOTO dan Grab. Saham GOTO melonjak 8,20%. Mensesneg sebut Danantara terlibat dan skema masih dibahas.

JAKARTA · Monday, 10 November 2025 20:00 WITA · Dibaca: 34
Istana Ungkap GOTO-Grab Bakal Merger, Sahamnya Terbang 8,20%

JAKARTA, JClarity – Kabar mengenai potensi penggabungan dua raksasa teknologi transportasi daring, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Holdings Ltd, kembali mencuat ke permukaan setelah dikonfirmasi oleh pihak Istana Kepresidenan. Konfirmasi ini segera direspons positif oleh pasar modal, di mana saham GOTO terpantau melesat tajam.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membenarkan adanya rencana penggabungan antara GoTo dan Grab. Menurut Prasetyo, wacana konsolidasi ini merupakan bagian dari diskusi yang lebih luas terkait penyusunan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ojek daring (ojol) di Indonesia. "Rencananya memang begitu," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (10/11/2025).

Pengakuan resmi dari pejabat tinggi negara tersebut dengan cepat memicu euforia di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga pukul 10.00 WIB, saham GOTO melonjak 8,20% ke level Rp 66 per saham. Kenaikan signifikan ini terjadi di tengah volume perdagangan yang padat, mencerminkan tingginya minat dan harapan investor terhadap sinyal efisiensi operasional serta berkurangnya persaingan tidak sehat yang dapat dihasilkan dari merger tersebut.

Prasetyo menjelaskan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara direncanakan akan terlibat dalam proses penggabungan kedua perusahaan. Namun, skema final dari rencana ini, apakah akan berbentuk merger penuh atau akuisisi, masih dalam tahap pembahasan. "Ya ini lagi dicari skemanya," kata Prasetyo.

Pemerintah menegaskan bahwa keterlibatannya dalam rencana ini bukan semata-mata urusan korporasi, melainkan upaya untuk menjamin keberlanjutan ekosistem transportasi daring, termasuk menyeimbangkan kepentingan mitra pengemudi dan perusahaan aplikator. "Tujuannya untuk semuanya supaya perusahaan ini tetap berjalan. Karena bagaimanapun perusahaan ini adalah pelayanan yang di situ tercipta tenaga kerja saudara-saudara kita yang menjadi mitra itu jumlahnya cukup besar. Dan sekarang kita tersadar bahwa ojol adalah pahlawan ekonomi," papar Prasetyo, menekankan peran vital ojek daring dalam menggerakkan perekonomian rakyat.

Login IG