Teknologi

Inggris Tetapkan Google Berstatus Strategis, Siap Hadapi Aturan Ketat Baru

Inggris secara resmi menetapkan Google dengan 'Status Pasar Strategis' (SMS), membuka jalan bagi aturan kompetisi yang lebih ketat di sektor mesin pencari dan iklan daring.

JAKARTA · Sunday, 12 October 2025 17:00 WITA · Dibaca: 35
Inggris Tetapkan Google Berstatus Strategis, Siap Hadapi Aturan Ketat Baru

JAKARTA, JClarity – Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (Competition and Markets Authority/CMA) secara resmi menetapkan Google dengan status “Status Pasar Strategis” (Strategic Market Status/SMS) di sektor layanan pencarian umum dan iklan pencarian daring. Keputusan ini, yang diumumkan pada Jumat, 10 Oktober 2025, menandai langkah signifikan dan yang pertama kali diambil berdasarkan undang-undang pasar digital baru Inggris, yang membuka jalan bagi penerapan regulasi yang jauh lebih ketat terhadap raksasa teknologi tersebut.

Penetapan status strategis ini didasarkan pada temuan CMA bahwa Google, yang merupakan anak perusahaan Alphabet Inc., memegang “kekuatan pasar yang substansial dan mengakar” di Inggris, dengan menguasai lebih dari 90% pangsa pasar pencarian di negara tersebut. Status ini diaktifkan di bawah kerangka hukum baru, Undang-Undang Pasar Digital, Persaingan, dan Konsumen (Digital Markets, Competition and Consumers/DMCC) yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025.

Dengan berlakunya SMS, CMA kini memiliki kekuatan hukum untuk memberlakukan 'persyaratan perilaku' (conduct requirements) yang mengikat dan ditargetkan untuk memastikan persaingan yang efektif di pasar digital. Jika Google gagal mematuhi aturan-aturan baru ini, CMA dapat menjatuhkan denda yang sangat besar, mencapai hingga 10% dari omzet tahunan global perusahaan.

Will Hayter, Direktur Eksekutif untuk Pasar Digital di CMA, menyatakan bahwa penetapan ini memungkinkan regulator untuk mengambil tindakan yang proporsional dan bertarget guna memastikan layanan pencarian umum terbuka untuk persaingan yang efektif. Tujuan utamanya adalah untuk membuka peluang inovasi dan pertumbuhan bagi bisnis besar dan kecil di seluruh perekonomian Inggris.

Meskipun penetapan SMS ini bukan merupakan temuan pelanggaran hukum, hal ini memungkinkan CMA untuk mulai berkonsultasi mengenai intervensi spesifik yang mungkin akan diterapkan. Potensi regulasi yang akan dibahas akhir tahun ini mencakup serangkaian perubahan mendasar, antara lain: memastikan peringkat hasil pencarian yang lebih adil dan tidak diskriminatif; mewajibkan 'layar pilihan' (choice screens) agar pengguna lebih mudah beralih ke mesin pencari alternatif; dan memberikan kontrol serta transparansi yang lebih besar kepada penerbit (publisher) atas penggunaan konten mereka, terutama dalam respons yang dihasilkan oleh fitur berbasis Kecerdasan Buatan (AI) seperti AI Overviews dan AI Mode.

Di sisi lain, Google menyatakan kekhawatiran atas regulasi yang berlebihan. Oliver Bethell, Direktur Senior Kompetisi di Google, memperingatkan bahwa sejumlah ide intervensi yang diusulkan dapat menghambat inovasi di Inggris, berpotensi memperlambat peluncuran produk baru di tengah percepatan inovasi berbasis AI, dan bahkan memaksa pelaku usaha untuk menaikkan harga bagi konsumen. Penetapan status strategis ini mencakup layanan pencarian dan periklanan pencarian, termasuk fitur-fitur AI dalam pencarian, namun asisten AI Gemini Google untuk saat ini dikecualikan, meskipun CMA akan terus meninjau ruang lingkupnya seiring evolusi pasar pencarian berbasis AI.

Login IG