Saham

IHSG Terpuruk di Sesi I, 6 Saham Ini Justru 'Pesta Cuan' Melesat Lebih dari 20%

IHSG terkoreksi 0,57% di sesi I, didominasi 470 saham melemah. Namun, 6 saham justru 'pesta cuan' melesat >20%, termasuk RLCO, SUPA, dan LEAD yang mencetak ARA.

Jakarta · Friday, 19 December 2025 18:00 WITA · Dibaca: 34
IHSG Terpuruk di Sesi I, 6 Saham Ini Justru 'Pesta Cuan' Melesat Lebih dari 20%

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup sesi perdagangan pertama akhir pekan ini, Jumat (19/12/2025), dengan performa yang terpuruk. Di tengah sentimen jual yang mendominasi, IHSG terkoreksi signifikan sebesar 49,52 poin atau turun 0,57% ke level 8.568,66. Namun, di saat laju indeks mayoritas tertekan, sejumlah emiten justru mencatatkan 'pesta cuan' dengan lonjakan harga saham yang fantastis, melesat lebih dari 20%.

Koreksi tajam IHSG tersebut merupakan dampak dari tingginya tekanan jual di pasar reguler, terlihat dari data perdagangan yang mencatatkan sebanyak 470 saham melemah, jauh melampaui 194 saham yang menguat, dan 136 saham yang bergerak stagnan. Nilai transaksi yang dibukukan hingga jeda makan siang tergolong tinggi, mencapai Rp 15,63 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 23,17 miliar lembar saham. Pelemahan indeks didukung oleh turunnya seluruh indeks sektoral, dengan sektor barang konsumsi non primer memimpin pelemahan, ambles 2,69%, diikuti sektor transportasi 2,36% dan sektor infrastruktur 1,44%.

Aksi jual kolektif yang menekan IHSG tidak berlaku bagi enam saham yang berhasil masuk daftar top gainers, yang ditutup dengan penguatan lebih dari 20% pada sesi I ini, bahkan tiga di antaranya mentok batas Auto Rejection Atas (ARA). Tiga saham yang mencatatkan lonjakan harga spektakuler di atas 20% dan menjadi sorotan utama adalah PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD).

Secara spesifik, saham RLCO memimpin dengan melonjak 24,88% ke harga Rp 1.330 per saham. Kenaikan serupa juga dicetak oleh saham bank digital, SUPA, yang melejit 24,87% ke level Rp 1.230 per saham. Kedua emiten ini konsisten mencetak ARA berjilid-jilid sejak pencatatan saham perdana (IPO), menandakan tingginya minat investor terhadap prospeknya. Selain itu, saham LEAD juga mencatatkan kinerja impresif dengan melesat 20,18% ke harga Rp 131 per saham. Kenaikan signifikan pada saham-saham tersebut seringkali didorong oleh spekulasi pasar, likuiditas yang ketat, atau sentimen positif terkait aksi korporasi terkini yang menarik perhatian investor.

Fenomena ini menunjukkan adanya diskoneksi antara sentimen pasar secara umum yang diwakili oleh IHSG, dengan pergerakan harga saham emiten-emiten individual tertentu. Sementara bursa domestik cenderung tertekan, indeks saham utama Asia justru kompak menguat, dengan Nikkei (Jepang) melonjak 0,87%, Hang Seng (Hong Kong) naik 0,65%, dan Shanghai (China) terkerek 0,59%. Perbedaan arah pergerakan ini mengindikasikan bahwa faktor domestik, terutama profit taking di saham-saham berkapitalisasi besar, lebih dominan dalam menekan kinerja IHSG hari ini.

Login IG