Saham

IHSG Tembus Rekor All Time High 8.394, Asing Borong BBCA dan BREN

IHSG mencetak rekor All Time High (ATH) 8.394,59 pada 7 November 2025, didorong net buy asing Rp918 M. Saham BBCA dan BREN menjadi incaran utama investor luar.

Jakarta · Sunday, 09 November 2025 06:00 WITA · Dibaca: 53
IHSG Tembus Rekor All Time High 8.394, Asing Borong BBCA dan BREN

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencetak sejarah dengan menembus rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) pada penutupan perdagangan Jumat, 7 November 2025. Kinerja fantastis ini didorong oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang signifikan, dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi incaran utama.

IHSG mengakhiri sesi perdagangan di level 8.394,59, menguat sebesar 57,53 poin atau setara 0,69% dari penutupan sebelumnya. Sepanjang hari, indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi intraday di 8.398,76, memperkuat posisi pasar modal domestik yang semakin kokoh. Kenaikan ini menandai tren positif pasar saham Indonesia yang berkelanjutan, didukung oleh optimisme investor terhadap fundamental ekonomi nasional.

Aksi beli investor asing menjadi katalis utama penguatan indeks. Tercatat, investor asing membukukan net buy yang mencapai Rp918,30 miliar di seluruh pasar pada hari tersebut. Saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) menjadi primadona, di mana BBCA memimpin daftar saham yang paling banyak diborong asing dengan nilai mencapai Rp339,2 miliar. Selanjutnya, saham emiten energi terbarukan, BREN, turut diakumulasi dengan nilai beli bersih sebesar Rp155,7 miliar, menjadikannya salah satu saham yang paling diminati. Selain itu, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) juga masuk dalam tiga besar saham dengan net buy asing terbesar.

Secara sektoral, penguatan IHSG dipimpin oleh sektor Infrastruktur yang melonjak 2,42%, diikuti oleh sektor Properti dan Real Estat, serta sektor Energi. Peningkatan kinerja indeks ini juga diiringi dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar saham Indonesia (market cap) yang secara mingguan mencapai rekor Rp15.316 triliun, mencerminkan kepercayaan pelaku pasar yang makin kuat. Meskipun IHSG mencetak rekor, terdapat beberapa sektor yang mengalami koreksi, di antaranya sektor Barang Konsumsi Primer, Transportasi dan Logistik, serta Perindustrian.

Pencapaian rekor ATH 8.394,59 ini mengukuhkan IHSG sebagai salah satu indeks saham dengan performa terbaik di kawasan regional, menunjukkan daya tarik investasi yang tinggi di tengah kondisi pasar global yang dinamis. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengonfirmasi capaian ini sebagai rekor tertinggi dalam sejarah IHSG, sekaligus menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat dinamis dengan rata-rata frekuensi transaksi harian mencapai 2,16 juta kali transaksi.

Login IG