Saham

"IHSG Tembus Level Psikologis 7.300, Dipicu Reli Saham Big Cap Bank"

IHSG berhasil tembus level 7.300 dipicu reli saham bank big cap (BBCA, BMRI, BBNI) di awal pekan. Analisis pergerakan saham dan potensi window dressing. (Maks 160 karakter)

Jakarta, 2 Desember 2025 · Wednesday, 03 December 2025 04:00 WITA · Dibaca: 26
"IHSG Tembus Level Psikologis 7.300, Dipicu Reli Saham Big Cap Bank"

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis krusial 7.300 dalam perdagangan yang bergairah pada awal pekan. Kinerja positif ini dipicu oleh reli signifikan pada saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar atau *big cap*, menunjukkan kembalinya kepercayaan investor institusi terhadap fundamental sektor keuangan nasional. Reli ini sekaligus menandakan dimulainya optimisme pasar menjelang periode akhir tahun.

Penguatan indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini tidak terlepas dari dorongan kolektif empat bank terbesar di Tanah Air. Data menunjukkan, tiga dari empat saham bank *big cap* — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) — kompak bergerak di zona hijau.

Saham BBCA menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 1,51% ke level Rp8.400 per saham. Disusul oleh BBNI yang membukukan penguatan sebesar 1,17% ke level Rp4.310. Sementara itu, BMRI juga bergerak positif dengan kenaikan moderat 0,62% ke harga Rp4.860 per saham. Sentimen positif ini berhasil menetralkan koreksi tipis pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang sempat ditutup melemah 0,27%.

Analis pasar modal mencermati, penguatan saham perbankan *big cap* ini mengindikasikan bahwa investor, terutama investor asing, mulai kembali melirik aset-aset dengan fundamental solid setelah sempat dibayangi aksi jual (net sell) pada pekan sebelumnya. Walaupun tekanan jual asing secara kumulatif masih membayangi, momentum penguatan ini menciptakan harapan akan adanya peningkatan aliran dana masuk (inflow) yang didorong oleh potensi *window dressing* menjelang penutupan tahun.

Secara keseluruhan, analis memperkirakan bahwa perbankan *big cap* tetap menjadi penopang utama IHSG mengingat fundamental keuangan yang kuat dan prospek kinerja laba yang positif, didukung oleh prospek pemulihan kredit dan stabilisasi suku bunga. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati lebih lanjut perkembangan aliran dana asing serta data-data ekonomi makro domestik yang akan dirilis dalam waktu dekat sebagai penentu arah pergerakan indeks selanjutnya.

Login IG