Saham

IHSG Sesi I Menguat Tipis 0,11% ke Level 8.517, Saham BBCA dan GOTO Jadi Penopang Utama

IHSG sesi I Senin (1/12/2025) menguat 0,11% ke 8.517,80. Saham Bank BCA (BBCA) dan GoTo (GOTO) menjadi motor utama penguatan didorong sentimen domestik dan global.

Jakarta · Monday, 01 December 2025 16:00 WITA · Dibaca: 30
IHSG Sesi I Menguat Tipis 0,11% ke Level 8.517, Saham BBCA dan GOTO Jadi Penopang Utama

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mengakhiri sesi perdagangan pertama hari ini, Senin (1/12/2025), di zona hijau. IHSG ditutup menguat tipis 0,11% atau naik 9,10 poin, menahan laju indeks di level 8.517,80. Penguatan ini terutama disokong oleh performa positif dari saham-saham berkapitalisasi besar, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tampil sebagai penopang utama indeks.

Pergerakan IHSG pada sesi pagi cukup fluktuatif, namun mampu bertahan di teritori positif berkat derasnya aksi beli pada saham-saham blue-chip dan teknologi. BBCA, sebagai salah satu saham dengan kapitalisasi pasar terbesar, melanjutkan perannya sebagai pendorong utama sektor keuangan yang mencatat kenaikan tertinggi sebesar 0,79%. Meskipun sempat mengalami koreksi dalam beberapa periode, analis meyakini fundamental BBCA tetap kokoh, ditopang oleh basis Dana Pihak Ketiga (DPK) yang kuat.

Sementara itu, saham GOTO menunjukkan momentum penguatan yang signifikan, bahkan tercatat sebagai salah satu Top Gainers dalam indeks LQ45 pada sesi ini. Kenaikan harga saham GOTO sejalan dengan optimisme pasar terhadap kinerja perseroan yang terus membaik, di mana entitas teknologi tersebut diproyeksikan semakin dekat dengan pencapaian laba, seiring dengan target EBITDA Grup yang disesuaikan terus dikerek naik.

Secara keseluruhan, sentimen pasar domestik dan global turut memberikan dorongan positif. Pelaku pasar dalam negeri mencermati rilis data ekonomi domestik yang solid, termasuk Indeks PMI Manufaktur. Dari eksternal, harapan terhadap potensi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) pada Desember 2025 menciptakan sentimen positif, yang turut mendorong penguatan di bursa regional.

Sebanyak 250 saham tercatat menguat, 280 saham melemah, dan 210 saham stagnan. Di tengah penguatan, sejumlah sektor lain masih mengalami tekanan, di mana sektor Properti dan Real Estat menjadi yang paling terpuruk dengan koreksi 1,29%. Analis memproyeksikan, secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase bullish jangka menengah dan berpeluang melanjutkan penguatan menuju area resistance 8.600 pada pekan ini.

Login IG