Saham

IHSG Sentuh 7.350: Analis Soroti Saham Bank Jumbo dan Prospek Data Inflasi AS

IHSG tembus 7.350 didorong saham bank jumbo (BBCA, BBRI, BMRI). Investor kini fokus menanti data inflasi AS yang akan menentukan kebijakan suku bunga The Fed.

JAKARTA · Tuesday, 30 September 2025 14:00 WITA · Dibaca: 48
IHSG Sentuh 7.350: Analis Soroti Saham Bank Jumbo dan Prospek Data Inflasi AS

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis baru, ditutup di kisaran 7.350 pada perdagangan hari ini. Kinerja impresif ini didorong oleh aksi beli yang masif, terutama pada saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar (bank jumbo) yang kembali menjadi penopang utama indeks.

Analis dari PT JClarity Sekuritas, Mira Sanjaya, menyoroti bahwa fundamental yang kuat dari empat bank besar (BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI) telah menjadi daya tarik utama bagi investor, baik domestik maupun asing. "Kinerja laba yang solid, pertumbuhan kredit yang stabil, serta rasio NPL (Kredit Bermasalah) yang terjaga, membuat saham-saham bank jumbo dianggap sebagai 'safe haven' di tengah ketidakpastian global. Mereka adalah motor penggerak utama IHSG saat ini," ujar Mira dalam catatan risetnya.

Kenaikan signifikan pada sektor finansial tersebut berhasil mengimbangi tekanan jual di beberapa sektor komoditas. Namun, sentimen positif domestik ini dibayangi oleh antisipasi pasar global terhadap rilis data kunci ekonomi Amerika Serikat (AS), khususnya data inflasi terbaru (Consumer Price Index/CPI).

Data inflasi AS sangat krusial karena akan menentukan arah kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Jika inflasi AS kembali menunjukkan kenaikan yang persisten, The Fed kemungkinan besar akan mempertahankan atau bahkan memperketat kebijakan suku bunga acuan. Hal ini berpotensi memicu arus modal keluar (capital outflow) dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, serta menekan nilai tukar Rupiah.

Mira menambahkan, "Investor disarankan untuk tetap mencermati hasil data inflasi AS. Dalam jangka pendek, risiko eksternal ini bisa menjadi sentimen korektif. Namun, secara teknikal, IHSG berpotensi menguji level *resistance* berikutnya di 7.380 hingga 7.400. Kami merekomendasikan *Accumulate* untuk saham bank-bank besar dengan menimbang prospek jangka panjang yang masih menjanjikan."

Login IG