Saham

IHSG Rebound Fantastis 0,91% Tembus 8.124, Sektor Kesehatan Pimpin Lonjakan Bursa Hari Ini

IHSG mencatatkan rebound fantastis 0,91% atau 73,45 poin, ditutup di 8.124,53 hari ini. Sektor Kesehatan memimpin lonjakan dengan kenaikan 3,55%.

Jakarta · Friday, 17 October 2025 02:00 WITA · Dibaca: 34
IHSG Rebound Fantastis 0,91% Tembus 8.124, Sektor Kesehatan Pimpin Lonjakan Bursa Hari Ini

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kinerja gemilang pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (16/10/2025). Setelah bergerak di zona merah pada sesi sebelumnya, IHSG berhasil rebound secara fantastis, menguat sebesar 0,91% atau 73,45 poin, untuk ditutup pada level 8.124,53.

Penguatan signifikan ini membawa IHSG kembali menembus batas psikologis 8.100, didorong oleh sentimen positif dari pasar global serta optimisme investor domestik. Berdasarkan data BEI, total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 25,12 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp15,75 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,51 juta kali, menunjukkan tingginya partisipasi pasar.

Sektor Kesehatan menjadi bintang utama yang memimpin lonjakan bursa hari ini. Indeks sektor Kesehatan (IDX Health) melonjak tajam sebesar 3,55%, menjadikannya sektor dengan kinerja terbaik. Kenaikan ini didorong oleh aksi beli yang masif pada saham-saham emiten kesehatan berkapitalisasi besar. Beberapa saham yang terpantau menjadi motor penggerak sektor ini antara lain PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang menguat 4,12% dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) dengan kenaikan 3,88%.

Selain Kesehatan, sektor Non-Cyclicals dan Teknologi juga mencatatkan penguatan yang substansial, masing-masing sebesar 1,89% dan 1,51%. Secara keseluruhan, pasar mencatatkan dominasi saham-saham yang menguat. Terdapat 352 saham yang berhasil naik, mengalahkan 180 saham yang melemah, sementara 155 saham stagnan.

Analis Pasar Modal dari InvestaDana Sekuritas, David Santoso, menyebutkan bahwa rebound IHSG kali ini didukung kuat oleh net foreign buy (beli bersih asing) yang mencapai Rp812 miliar. “Investor asing kembali melirik pasar domestik, terutama di sektor defensif seperti Kesehatan, setelah rilis data ekonomi domestik yang stabil dan meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga global. Level 8.100 kini akan menjadi support kuat yang baru,” jelas Santoso.

Di sisi lain, sektor Energi menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi tipis (-0,11%), seiring dengan konsolidasi harga komoditas global. Meskipun demikian, prospek IHSG untuk sesi perdagangan berikutnya diproyeksikan akan berada dalam tren positif, dengan level resistensi terdekat diperkirakan berada di kisaran 8.150.

Login IG