IHSG Rebound Ditopang Optimisme Suku Bunga The Fed: Intip Empat Saham Pilihan Analis Hari Ini!
IHSG hari ini (26/11/2025) rebound didorong optimisme The Fed akan pangkas suku bunga acuan. Simak 4 saham pilihan analis untuk trading hari ini: BBCA, ICBP, MBMA, TINS.
JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (26/11/2025) diproyeksikan dan telah menunjukkan potensi *rebound* yang kuat, ditopang oleh sentimen optimisme global terkait arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).
Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya ekspektasi pelaku pasar terhadap sinyal kebijakan *dovish*, yaitu kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan The Fed pada Desember 2025. Sentimen positif ini diperkuat oleh kabar bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, menjadi kandidat terdepan Ketua The Fed berikutnya. Hassett dikenal cenderung mendukung kebijakan suku bunga rendah, sejalan dengan preferensi Presiden AS Donald Trump.
Pada pembukaan perdagangan pagi hari, IHSG langsung dibuka menguat, naik 12,00 poin atau 0,14% ke posisi 8.533,89, setelah pada sesi sebelumnya ditutup melemah karena aksi ambil untung (*profit taking*). Sentimen dari bursa global juga kompak mendukung, di mana Indeks Dow Jones Industrial Average Wall Street melonjak 1,43%, mengiringi optimisme pemotongan suku bunga.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam kajiannya di Jakarta, Rabu, menyebutkan bahwa IHSG berpotensi *rebound* hari ini, seiring dengan kenaikan bursa Amerika Serikat (AS). Secara teknikal, pergerakan IHSG diprediksi berada pada rentang *support* di kisaran 8.470 dan *resistance* yang berpeluang menembus level 8.600.
Menyikapi peluang penguatan ini, sejumlah analis pasar modal merekomendasikan beberapa saham pilihan (*top picks*) untuk dicermati oleh investor pada perdagangan hari ini. Berikut adalah empat saham pilihan analis dari berbagai sekuritas:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Mandiri Sekuritas merekomendasikan *Buy* untuk saham perbankan unggulan ini, dengan harga penutupan di level 8.500 dan target harga potensial mencapai 8.700.
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Saham sektor konsumer unggulan ini direkomendasikan *Buy on Weakness* oleh MNC Sekuritas, dinilai berada di awal *wave* A dari *wave* (B) yang dapat dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi. Secara fundamental, ICBP dikenal dengan kinerja stabil dan permintaan produk yang kuat.
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Direkomendasikan *Buy on Weakness* oleh MNC Sekuritas dan menjadi pilihan BRI Danareksa Sekuritas. Potensi pemulihan kinerja usaha yang ekspansif diharapkan mampu memberikan *upside* yang signifikan, dengan level beli ideal di kisaran Rp 550 hingga Rp 580.
- PT Timah Tbk (TINS): Saham komoditas ini menjadi salah satu rekomendasi *buy* dari CGS International Sekuritas Indonesia dan dicermati oleh Phintraco Sekuritas, seiring potensi penguatan di sektor industrial.
Meskipun sentimen positif mendominasi, pelaku pasar tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi volatilitas yang dipicu oleh faktor eksternal lainnya dan disarankan menerapkan strategi manajemen risiko yang baik, termasuk menentukan batas kerugian (*cut-loss*), untuk mengoptimalkan keuntungan.