Saham

IHSG Ditutup Menguat ke 8.139, Saham PGEO-BRPT Pimpin Reli Kenaikan Harga Hari Ini.

IHSG ditutup menguat 0,27% ke 8.139,89 pada 6 Oktober 2025. Saham energi, PGEO (naik 3,32%) dan BRPT (naik 4,16%), menjadi pendorong utama. Asing net buy Rp 2,02 T.

JAKARTA, 6 Oktober 2025 · Tuesday, 07 October 2025 01:00 WITA · Dibaca: 47
IHSG Ditutup Menguat ke 8.139, Saham PGEO-BRPT Pimpin Reli Kenaikan Harga Hari Ini.

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan awal pekan, Senin (6/10/2025), dengan performa positif, menguat signifikan ke level 8.139,89. Penguatan ini didorong oleh aksi beli investor asing (net foreign buy) yang masif serta reli kenaikan harga pada saham-saham energi, terutama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Berdasarkan data penutupan BEI, IHSG tercatat menguat sebesar 21,59 poin atau 0,27% ke posisi 8.139,89. Sentimen pasar domestik dan global yang cenderung positif memberikan energi bagi indeks untuk bertahan di zona hijau sepanjang sesi perdagangan. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) yang substansial, mencapai Rp 2,02 triliun di seluruh pasar, yang menjadi salah satu penopang utama kenaikan indeks hari ini.

Di antara saham-saham unggulan, PGEO tampil memimpin reli kenaikan harga. Saham emiten energi panas bumi ini terpantau melonjak hingga 3,32% ke level harga Rp 1.455 per saham pada penutupan sesi. Kinerja impresif PGEO ini ditopang oleh sentimen positif dari rencana ekspansi agresif serta komitmen perusahaan dalam proyek energi berkelanjutan, termasuk target pencapaian kapasitas energi panas bumi hingga tahun 2034. PGEO terus memperkuat posisinya sebagai 'raja panas bumi' di pasar modal Indonesia.

Selain PGEO, saham konglomerasi yang bergerak di sektor energi dan petrokimia, BRPT, juga menjadi motor penggerak indeks. Saham Barito Pacific (BRPT) mengalami kenaikan sebesar 4,16% dan ditutup di level Rp 4.010 per saham pada sesi sore. Pergerakan saham BRPT, yang merupakan bagian dari Grup Barito milik konglomerat Prajogo Pangestu, kian diminati investor seiring dengan kinerja fundamental yang solid serta potensi sinergi bisnis antar anak perusahaan dalam ekosistem energi terbarukan dan kimia.

Analis dari Reliance Sekuritas memprediksi bahwa secara teknikal, pergerakan IHSG membentuk candle bullish, mengindikasikan bahwa momentum penguatan pasar masih akan berlanjut. Level support berada di 8.059 dan resistance di 8.169, menunjukkan peluang bagi indeks untuk melanjutkan tren positif dalam perdagangan selanjutnya. Penguatan ini diharapkan menjadi pijakan yang kuat bagi IHSG untuk menembus level psikologis baru di tengah optimisme pertumbuhan ekonomi domestik.

Login IG