Saham

IHSG Dibuka Menguat ke 8.289, Top Gainers LQ45: JPFA, INCO dan TLKM

IHSG dibuka menguat 8.289 pada perdagangan Selasa (4/11), melanjutkan tren positif. Saham JPFA, INCO, dan TLKM memimpin Top Gainers LQ45 didorong sentimen positif kinerja emiten & makroekonomi.

Jakarta · Tuesday, 04 November 2025 15:00 WITA · Dibaca: 49
IHSG Dibuka Menguat ke 8.289, Top Gainers LQ45: JPFA, INCO dan TLKM

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (4/11/2025), dengan melesat ke level 8.289. Penguatan ini memperpanjang tren positif yang telah berlangsung sejak awal pekan, didukung oleh sentimen domestik yang kuat dan aliran modal asing yang berkelanjutan.

Kenaikan signifikan pada sesi pagi ini didorong oleh aksi beli yang merata di berbagai sektor, terutama pada saham-saham unggulan di indeks LQ45. Tiga emiten tercatat memimpin daftar top gainers LQ45, yakni PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Pergerakan indeks ke level 8.289 mencerminkan optimisme investor yang tinggi. Sentimen positif ini ditopang oleh kombinasi faktor, termasuk solidnya rilis laporan keuangan kuartal III tahun 2025 dari sejumlah emiten utama, serta indikator makroekonomi domestik yang menunjukkan ketahanan. Data terkini menunjukkan laju inflasi Oktober 2025 yang terkendali pada 2,86 persen (yoy), dan peningkatan Indeks PMI Manufaktur ke level 51,2, menandakan ekspansi industri yang berkelanjutan.

Secara terperinci, saham sektor komunikasi dan teknologi, seperti TLKM, menjadi penopang utama kenaikan indeks. Saham perusahaan pelat merah tersebut sempat melonjak signifikan, menambah kontribusi poin terbesar bagi IHSG. Di sisi lain, saham JPFA mendapatkan katalis positif dari perbaikan kinerja operasional dan laba bersih yang melesat pada kuartal ketiga. Sementara itu, INCO sebagai salah satu pemain utama di sektor nikel dan pertambangan turut diuntungkan oleh tren kenaikan harga komoditas global.

Analis pasar memprediksi ruang penguatan IHSG masih terbuka lebar, dengan potensi untuk menguji level psikologis 8.300 hingga area resistance di kisaran 8.312–8.354, seiring berlanjutnya net buy investor asing. Namun, pelaku pasar juga disarankan untuk tetap mencermati rilis data penting yang akan datang, seperti Tingkat Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal III yang dapat menjadi penentu arah pergerakan pasar selanjutnya.

Login IG