Saham

IHSG Cetak Rekor ATH Baru, 5 Saham Beterbangan hingga 34%

IHSG kembali mencetak rekor All-Time High (ATH) di level 7.550,88 pada penutupan perdagangan hari ini. Simak 5 saham yang meroket hingga 34%.

Jakarta · Wednesday, 05 November 2025 20:00 WITA · Dibaca: 55
IHSG Cetak Rekor ATH Baru, 5 Saham Beterbangan hingga 34%

Jakarta, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengukir sejarah baru, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) dalam penutupan perdagangan hari ini. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut ditutup menguat signifikan, didorong oleh sentimen positif domestik dan aksi beli investor asing. Kenaikan IHSG ini juga diwarnai oleh 'terbangnya' sejumlah saham, di mana lima di antaranya melesat hingga mencapai batas Auto Rejection Atas (ARA), dengan persentase tertinggi mencapai 34%.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 4 November 2025 (mengacu pada hari perdagangan terkini), IHSG tercatat naik sebesar 1,25%, ditutup pada level 7.550,88. Level penutupan ini melampaui rekor ATH sebelumnya. Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi harian mencapai Rp 15,3 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 32,1 miliar lembar saham. Sebanyak 320 saham tercatat menguat, 205 saham melemah, dan 150 saham stagnan.

Penguatan IHSG kali ini utamanya ditopang oleh sektor finansial dan teknologi, seiring dengan rilis kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi pasar. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 800 miliar di pasar reguler, menunjukkan kepercayaan pasar global terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Fenomena menarik terjadi pada deretan saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (Top Gainers). Lima saham berhasil mencuri perhatian investor dengan kenaikan yang sangat tajam. Saham berkode **SAHA** memimpin daftar dengan kenaikan maksimal 34,00% ke harga Rp 350 per saham, menyentuh batas ARA. Kenaikan tinggi ini disinyalir dipicu oleh rencana aksi korporasi besar. Saham lain yang juga 'beterbangan' adalah **JAYA** yang naik 25,50%, diikuti oleh **MEGA** yang terapresiasi 19,80%, **STAR** yang melonjak 15,10%, dan **BANG** yang menguat 10,50%.

Analis pasar modal dari JClarity Research, Budi Setiawan, menilai bahwa momentum ATH ini berpotensi berlanjut. "Level 7.500 kini beralih fungsi menjadi support psikologis yang kuat. Kami melihat target selanjutnya IHSG berpotensi menguji level 7.650 dalam jangka pendek, dengan catatan inflasi global tetap terkendali dan cadangan devisa domestik solid," ujar Budi. Meskipun demikian, ia mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati terhadap potensi koreksi wajar setelah kenaikan signifikan dan fluktuasi harga pada saham-saham yang naik terlalu tinggi.

Login IG