Saham

Harga Saham Naik Tajam, BEI 'Gembok' Perdagangan 6 Saham Ini

BEI resmi 'gembok' perdagangan enam saham (ARKO, SINI, NRCA, AYAM, BUVA, MGNA) mulai 26 November 2025. Suspensi dilakukan karena lonjakan harga tajam sebagai upaya cooling down dan perlindungan investor. Lonjakan ARKO tembus 187,59% sebulan.

JAKARTA · Wednesday, 26 November 2025 16:00 WITA · Dibaca: 35
Harga Saham Naik Tajam, BEI 'Gembok' Perdagangan 6 Saham Ini

JAKARTA, JClarity – Bursa Efek Indonesia (BEI) secara mengejutkan menghentikan sementara (suspensi) perdagangan enam saham emiten sekaligus pada perdagangan hari ini, Rabu, 26 November 2025. Kebijakan tegas ini diambil menyusul peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham-saham tersebut dalam periode waktu yang singkat.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengungkapkan bahwa keenam emiten yang perdagangannya disuspensi adalah PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), dan PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA), serta Waran Seri II PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA-W).

Langkah penghentian sementara ini, yang dijuluki sebagai 'gembok' bursa, berlaku mulai sesi I perdagangan hari ini di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dan untuk MGNA-W di seluruh pasar. Suspensi ini merupakan bagian dari upaya *cooling down* yang dilakukan BEI sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” jelas Yulianto Aji Sadono dalam keterangan resminya.

Lonjakan harga keenam saham ini memang terbilang ekstrem. Data bursa menunjukkan dalam kurun waktu satu bulan, saham-saham ini membukukan kenaikan kumulatif yang fantastis. Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh saham ARKO yang melesat hingga 187,59% dalam sebulan. Disusul oleh BUVA yang meroket 109,92%, NRCA sebesar 105,26%, SINI 101,21%, MGNA 96,36%, dan AYAM 85,56%.

BEI mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan, khususnya investor, untuk selalu memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan. Hal ini penting agar keputusan investasi tetap didasarkan pada data yang akurat dan terpercaya, serta terhindar dari potensi risiko akibat pergerakan harga yang terlalu agresif.

Login IG