Saham

GOTO Pertama Kali Cetak Laba, Ternyata Ini Dua Motor Penghasilannya.

GOTO mencetak sejarah dengan membukukan Adjusted EBITDA positif pertama kali di Q4 2023 (Rp 77 Miliar). Laba didorong oleh efisiensi biaya ketat & kinerja Gojek.

JAKARTA · Tuesday, 04 November 2025 07:00 WITA · Dibaca: 49
GOTO Pertama Kali Cetak Laba, Ternyata Ini Dua Motor Penghasilannya.

JAKARTA, JClarity – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) berhasil mencetak tonggak sejarah penting dalam kinerja keuangannya dengan membukukan laba untuk pertama kalinya, yang diukur melalui metrik Laba Sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi yang Disesuaikan (Adjusted EBITDA). Capaian positif ini terjadi pada kuartal keempat (Q4) tahun 2023, melampaui ekspektasi perusahaan dan analis pasar.

Dalam laporan keuangan yang dirilis, GOTO mencatatkan Adjusted EBITDA positif sebesar Rp 77 miliar pada Q4 2023, meningkat signifikan dari kerugian di kuartal sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu. Indikator profitabilitas ini menjadi sinyal kuat keberhasilan strategi perusahaan dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kinerja impresif ini didorong oleh dua 'motor' utama yang selama ini menjadi fokus manajemen. Motor penghasilan pertama adalah disiplin ketat dalam Manajemen Beban Operasional dan Efisiensi Biaya. GOTO secara agresif telah memangkas beban operasional kas yang bersifat rutin (recurring cash operating expenses) hingga 35% secara tahunan (YoY) pada kuartal keempat 2023, serta berhasil mengurangi biaya insentif sebesar 33% YoY. Rasionalisasi beban ini menjadi fondasi kuat yang mengubah struktur biaya perusahaan.

Motor penghasilan kedua berasal dari Penguatan Kinerja Segmen Inti, terutama Layanan Berdasarkan Permintaan (On-Demand Services/Gojek). Segmen Gojek ini menjadi kontributor utama laba perseroan dengan mencatatkan Adjusted EBITDA positif sebesar Rp 239 miliar di Q4 2023. Capaian ini didukung oleh peningkatan masif dalam margin kontribusi (contribution margin) yang tumbuh hingga 301% dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan optimalisasi pendapatan dan fokus pada pengguna berkualitas.

CEO Grup GOTO, Patrick Walujo, menyatakan bahwa capaian Adjusted EBITDA positif pada Q4 2023 telah membangun basis operasional yang solid. Fokus ke depan adalah memperkuat basis ini untuk mendorong pertumbuhan yang dipercepat dan berkelanjutan. Strategi ini mencakup pengoptimalan pendapatan, manajemen biaya yang disiplin, dan pertumbuhan produk ekosistem.

Dengan fundamental yang semakin membaik, GOTO kini berada dalam posisi yang lebih kuat, dengan kas dan setara kas yang solid per 31 Desember 2023, untuk terus menjalankan rencana strategis tanpa pendanaan eksternal tambahan.

Login IG