Saham

GOTO Ganti Patrick Walujo, Saham Naik 4,69%

Saham GOTO melonjak 4,69% ke Rp 67 per saham usai pengumuman pengunduran diri CEO Patrick Walujo. Hans Patuwo dinominasikan sebagai CEO baru, menunggu RUPSLB 17 Desember 2025.

Jakarta · Monday, 24 November 2025 15:00 WITA · Dibaca: 33
GOTO Ganti Patrick Walujo, Saham Naik 4,69%

JAKARTA, JClarity – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) langsung melonjak signifikan sebesar 4,69% pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (24/11/2025). Kenaikan ini dipicu oleh pengumuman rencana perombakan kepemimpinan di pucuk manajemen perusahaan teknologi raksasa tersebut, termasuk pengunduran diri Chief Executive Officer (CEO) Patrick Walujo.

Pada penutupan sesi I, harga saham GOTO tercatat menguat 3 poin atau 4,69% ke level Rp 67 per saham, dari penutupan sebelumnya di Rp 64 per saham. Kenaikan ini menandai respons positif pasar terhadap rencana suksesi yang diumumkan manajemen GOTO. Kapitalisasi pasar GOTO per sesi I mencapai Rp 76,4 triliun, dengan volume perdagangan yang intensif, mencatatkan total transaksi hingga ratusan miliar rupiah.

Manajemen GOTO secara resmi mengumumkan rencana pergantian pucuk pimpinan. Patrick Walujo, yang menjabat sebagai Direktur Utama (CEO) sejak Juni 2023, mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Patrick Walujo, yang juga pendiri Northstar Group, dinilai telah memimpin GOTO melalui periode transformasi signifikan yang memperkuat fundamental keuangan dan mempertajam fokus operasional.

Sebagai penggantinya, GOTO menominasikan Hans Patuwo sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru. Hans Patuwo merupakan sosok yang telah memegang peran penting dalam perjalanan GoTo selama hampir satu dekade, dengan pengalaman di Gojek, Gopay, hingga penggabungan usaha Gojek dan Tokopedia.

Rencana perubahan ini, termasuk pengangkatan Hans Patuwo, akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025 mendatang. Komisaris Utama GOTO, Agus Martowardojo, menyatakan bahwa transisi ini merupakan bagian dari proses suksesi yang matang untuk memastikan stabilitas dan kesinambungan strategi perusahaan menuju profitabilitas berkelanjutan.

Selain Direktur Utama, perombakan juga terjadi di jajaran Dewan Komisaris. Komisaris Pablo Malay dan Winato Kartono turut mengajukan pengunduran diri. Untuk mengisi kekosongan tersebut, GOTO menominasikan Andre Soelistyo dan Santoso Kartono, yang dinilai memiliki pengalaman strategis dan pemahaman mendalam mengenai teknologi serta investasi.

Login IG