Teknologi

Google Maps Sematkan AI Gemini untuk Tingkatkan Kemampuan Navigasi

Google Maps menyematkan AI Gemini untuk navigasi hands-free, petunjuk arah berbasis landmark, pencarian personal, dan asisten berkendara proaktif. Revolusi navigasi digital.

JAKARTA · Friday, 07 November 2025 00:00 WITA · Dibaca: 50
Google Maps Sematkan AI Gemini untuk Tingkatkan Kemampuan Navigasi

JAKARTA, JClarity – Google secara resmi mengumumkan integrasi mendalam model kecerdasan buatan (AI) generatif mutakhirnya, Gemini, ke dalam aplikasi navigasi andalannya, Google Maps. Langkah strategis ini bertujuan untuk mentransformasi pengalaman berkendara menjadi lebih interaktif, proaktif, dan sepenuhnya bebas tangan (hands-free), menciptakan babak baru dalam evolusi navigasi digital.

Pembaruan revolusioner ini mengubah Google Maps dari sekadar alat penunjuk arah menjadi asisten virtual yang cerdas, layaknya 'teman seperjalanan' yang berpengetahuan di kursi penumpang. Pengemudi kini dapat berinteraksi secara alami dan mengajukan pertanyaan konversasional, termasuk kueri bertahap yang kompleks, tanpa perlu menyentuh layar ponsel. Sebagai contoh, pengguna dapat bertanya, “Apakah ada restoran ramah kantong dengan menu vegan di sekitar jalur saya? Bagaimana dengan area parkir di sana?”

Salah satu peningkatan fitur navigasi paling signifikan adalah penggunaan petunjuk arah berbasis landmark atau penanda lokasi visual. Jika sebelumnya Maps memberikan instruksi berdasarkan jarak, seperti “belok kanan setelah 500 meter,” kini sistem akan memadukan Gemini dengan data Street View untuk menghasilkan panduan yang lebih kontekstual, misalnya, “Belok kanan setelah pom bensin Shell di kiri jalan.” Gemini diklaim menghubungkan data dari lebih dari 250 juta lokasi dengan citra visual untuk mengidentifikasi titik-titik penting di dunia nyata, menjamin petunjuk arah yang lebih mudah dipahami dan akurat.

Lebih dari sekadar navigasi, Gemini juga memperluas kemampuan perencanaan perjalanan dan asistensi proaktif. Pengguna dapat memanfaatkan AI ini untuk mencari tempat menarik menggunakan kueri deskriptif, mendapatkan ringkasan ulasan singkat mengenai tempat tujuan, hingga melaporkan gangguan lalu lintas atau cuaca menggunakan perintah suara alami. Integrasi ini juga memungkinkan Gemini untuk melakukan tugas tambahan, seperti menambah acara atau jadwal ke Google Calendar saat berkendara, menunjukkan komitmen Google untuk menghadirkan ekosistem AI yang terhubung.

Fitur-fitur baru berbasis Gemini ini mulai digulirkan secara bertahap untuk perangkat Android dan iOS, dimulai di Amerika Serikat dan akan diperluas secara global dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Bagi Indonesia, di mana navigasi bebas tangan sangat krusial dalam kondisi lalu lintas padat, pembaruan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan berkendara secara signifikan.

Login IG