Saham

Gen Z dan Milenial Dominasi Investasi Saham di Babel, BEI Catat Peningkatan Signifikan

Gen Z dan Milenial kini mendominasi investasi saham di Bangka Belitung, mendorong peningkatan signifikan 16.000 investor baru sepanjang 2025, catat BEI Babel.

Pangkalpinang · Sunday, 30 November 2025 13:00 WITA · Dibaca: 33
Gen Z dan Milenial Dominasi Investasi Saham di Babel, BEI Catat Peningkatan Signifikan

Pangkalpinang, JClarity – Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat adanya pergeseran signifikan dalam peta investor pasar modal di wilayah tersebut, di mana Generasi Z (Gen Z) dan Milenial kini menjadi kelompok usia yang paling mendominasi pertumbuhan investasi saham. Fenomena ini sekaligus menandai tingginya antusiasme kaum muda Babel terhadap literasi dan inklusi keuangan.

Kepala Perwakilan BEI Bangka Belitung, Fahmi Al Kahfi, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah investor saham di Babel sepanjang tahun 2025, hingga November, telah mencapai 16.000 orang. Angka ini melampaui target awal penambahan investor yang ditetapkan, sehingga total investor di wilayah tersebut kini menembus lebih dari 80.000 orang. Pertumbuhan ini dinilai sangat menggembirakan mengingat total populasi Bangka Belitung yang relatif terbatas, yakni sekitar 1,5 juta jiwa.

Fahmi menjelaskan, dominasi Gen Z dan Milenial ini tidak terlepas dari karakteristik generasi muda yang melek teknologi dan memiliki akses informasi yang mudah. “Para investor baru ini mayoritasnya Gen Z dan Milenial, mereka lebih terbuka dengan informasi, gawai dan hal-hal baru, jadi mereka lebih kritis, rasa ingin tahu mereka cukup tinggi,” ujar Fahmi. Ia menambahkan, kelompok investor dengan jumlah tertinggi didominasi oleh lulusan SMA, diikuti oleh pegawai atau pekerja swasta, menunjukkan bahwa kesadaran berinvestasi sudah dimulai sejak usia dini.

Selain faktor teknologi, lingkungan masyarakat Bangka Belitung yang mayoritas berprofesi sebagai pengusaha juga turut membentuk pemahaman keuangan anak-anaknya sejak dini. Budaya kewirausahaan ini menjadikan Gen Z dan Milenial di Babel lebih akrab dengan konsep pengelolaan keuangan, sehingga lebih siap dan tertarik untuk mengikuti program literasi dan edukasi investasi.

Meskipun terjadi lonjakan investor yang positif, BEI Babel tetap menghadapi tantangan serius berupa maraknya praktik investasi bodong atau ilegal. Untuk menangani hal ini, upaya literasi dan edukasi pasar modal terus digencarkan. BEI Babel mencatat telah melaksanakan 860 kegiatan edukasi hingga Oktober 2025, jauh melampaui target tahunan sebanyak 360 kegiatan. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama investor muda, dapat membuat keputusan investasi yang cerdas dan terhindar dari kerugian finansial akibat penipuan.

Login IG