Saham

Emiten Sawit RI (SGRO) Dicaplok Raksasa Korea, Nilainya Fantastis

Emiten sawit SGRO resmi dicaplok AGPA Pte. Ltd., anak usaha raksasa Korea, POSCO International, senilai Rp9,44 triliun untuk memperkuat bisnis biofuel global.

Jakarta · Saturday, 22 November 2025 04:00 WITA · Dibaca: 30
Emiten Sawit RI (SGRO) Dicaplok Raksasa Korea, Nilainya Fantastis

Jakarta, JClarity – Industri kelapa sawit Indonesia kembali menjadi sorotan global setelah PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), emiten sawit milik Grup Sampoerna, resmi berpindah tangan ke raksasa komoditas dan baja asal Korea Selatan, POSCO International Corporation. Aksi korporasi jumbo ini bernilai fantastis, mencapai lebih dari Rp9,4 triliun.

Pengambilalihan saham pengendali SGRO tersebut telah tuntas dilaksanakan pada 19 November 2025, dengan pembeli adalah AGPA Pte. Ltd., anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh POSCO International. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), AGPA mengakuisisi total 1.195.217.500 lembar saham atau setara 65,721% dari modal ditempatkan dan disetor penuh SGRO dari entitas penjual, Twinwood Family Holdings Limited.

Nilai transaksi tersebut disepakati pada harga Rp7.903 per saham, yang jika ditotal mencapai Rp9.445.803.902.500 atau sekitar Rp9,44 triliun. Nilai ini juga dikonfirmasi oleh laporan dari pihak Korea Selatan yang menyebut akuisisi ini setara dengan 1,3 triliun won atau sekitar US$885 juta. Secara otomatis, pengambilalihan saham mayoritas ini memicu kewajiban hukum bagi AGPA untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) atas sisa saham publik SGRO.

Presiden Direktur Grup Sampoerna, Bambang Sulistyo, menyambut baik masuknya pemilik baru ini. Bambang menyatakan keyakinannya bahwa POSCO International, dengan pengalaman dan komitmennya pada industri kelapa sawit di Indonesia, adalah pemilik yang paling tepat untuk melanjutkan tren positif kinerja SGRO ke depan dan memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan. “Kami sangat bersyukur karena telah menemukan rumah baru bagi SGRO. Kami yakin, pemilik baru akan menjadi rumah yang baik bagi para pegawai dan membawa SGRO pada prospek pertumbuhan bisnis yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Bagi POSCO International, akuisisi strategis ini adalah bagian dari ekspansi bisnis biofuel global mereka dan bertujuan untuk memperkuat rantai nilai minyak sawit secara global. Melalui transaksi ini, POSCO International akan menambah 128.000 hektare perkebunan sawit, sehingga total area yang dikuasai oleh POSCO Group di Indonesia mencapai 150.000 hektare, melengkapi operasi yang sudah ada di Papua Selatan dan pabrik penyulingan minyak sawit di Balikpapan. POSCO International sendiri merupakan perusahaan global bagian dari POSCO Group yang bergerak di berbagai bidang, termasuk perdagangan, energi, baja, dan agribisnis.

Login IG