Emiten Aguan (PANI) Cetak Laba Melonjak 62,61%
Emiten properti Agung Sedayu Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), mencetak laba bersih melesat 62,61% YoY menjadi Rp 791,3 M pada 9M 2025.
Jakarta, JClarity – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti yang terafiliasi dengan Agung Sedayu Group (ASG) milik Sugianto Kusuma alias Aguan, mencatatkan kinerja keuangan yang sangat impresif. Perseroan berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak sebesar 62,61% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) pada periode sembilan bulan pertama tahun 2025 (9M 2025).
Berdasarkan laporan keuangan terbaru yang dirilis, PANI membukukan laba bersih senilai Rp 791,3 miliar hingga akhir September 2025. Angka ini naik signifikan dibandingkan dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 486,6 miliar yang tercatat pada periode yang sama tahun 2024. Lonjakan kinerja ini mengukuhkan posisi PANI sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia.
Kenaikan laba yang substansial ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan neto perseroan yang melesat 48,33% YoY, mencapai total Rp 3,1 triliun pada 9M 2025. Peningkatan pendapatan utamanya disumbang oleh segmen penjualan properti, khususnya tanah kaveling komersial, produk komersial, dan residensial di kawasan pengembangan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).
Selain peningkatan penjualan, efisiensi operasional juga berperan penting. Laporan keuangan menunjukkan laba bruto PANI melesat 69,17% YoY menjadi Rp 2,03 triliun, didukung oleh peningkatan pendapatan yang jauh lebih besar dibandingkan kenaikan beban pokok pendapatan. Hal ini mencerminkan keberhasilan manajemen PANI dalam menjaga margin keuntungan di tengah agresivitas pengembangan kawasan.
Sugianto Kusuma, Presiden Direktur PANI, sebelumnya menegaskan bahwa pertumbuhan kinerja ini didorong oleh peningkatan pendapatan di seluruh segmen properti yang menjadi fokus utama perseroan, sejalan dengan visi untuk menciptakan kota terintegrasi di kawasan PIK2. Dengan cadangan lahan (landbank) yang luas dan rencana ekspansi infrastruktur seperti pembangunan jalan tol baru, prospek kinerja PANI di masa depan diproyeksikan akan tetap kuat.