Saham

Efek iPhone 17: Dua Emiten Ini Bersiap Pesta, Cuan Besar Menanti

Analis memprediksi dua emiten, ERAA dan MAPI, akan raih cuan besar usai iPhone 17 resmi dijual di Indonesia mulai 17 Oktober 2025. Sentimen positif ini didorong oleh tingginya permintaan.

JAKARTA · Sunday, 12 October 2025 13:00 WITA · Dibaca: 37
Efek iPhone 17: Dua Emiten Ini Bersiap Pesta, Cuan Besar Menanti

JAKARTA, JClarity – Euforia peluncuran seri iPhone 17 oleh raksasa teknologi Apple Inc. pada September 2025 kini mulai merembet ke pasar saham Indonesia. Menyusul pengumuman resmi jadwal pre-order dan penjualan perdana di Tanah Air, sejumlah analis memproyeksikan dua emiten ritel dan distribusi utama bersiap menyambut lonjakan kinerja, dengan 'cuan besar' menanti pada semester kedua tahun 2025.

Dua emiten yang menjadi sorotan utama adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Kedua perusahaan ini merupakan mitra distribusi resmi produk Apple melalui jaringan ritel seperti iBox (ERAA) dan Digimap (MAPI/MAPA Group), yang akan menjadi gerbang utama masuknya perangkat premium tersebut ke konsumen domestik.

Seri iPhone 17, yang mencakup model standar, iPhone Air yang super tipis, hingga varian Pro dan Pro Max, telah resmi dibuka masa pemesanan (pre-order) di Indonesia mulai 10 Oktober 2025, dengan ketersediaan di toko pada 17 Oktober 2025. Kepastian waktu rilis ini terjadi setelah perangkat tersebut mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Postel.

Emiten Pertama: ERAA Diuntungkan Jaringan Ritel Raksasa

Emiten pertama yang diprediksi panen raya adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Analis meyakini, peluncuran iPhone 17 Series akan menjadi katalis positif yang kuat, mendorong pertumbuhan penjualan pada paruh kedua tahun ini.

Sucor Sekuritas, misalnya, dalam analisisnya merekomendasikan 'BUY' untuk saham ERAA, mengingat permintaan konsumen untuk produk premium tetap terjaga. Sentimen ini diperkuat oleh peran Perseroan sebagai distributor utama Apple, terutama melalui jaringan gerai iBox dan Erafone yang tersebar luas di seluruh Indonesia. Lonjakan penjualan perangkat flagship seperti iPhone 17 berpotensi mendongkrak margin laba bersih Perseroan, yang mana segmen smartphone dan tablet telah menyumbang kontribusi terbesar terhadap total penjualan.

Emiten Kedua: MAPI Mendulang Laba dari Segmen Gaya Hidup Premium

Sementara itu, emiten kedua yang turut merasakan dampak positif adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Meskipun MAPI dikenal dengan portofolio ritelnya yang sangat beragam, anak perusahaan Perseroan, yang mengoperasikan gerai Digimap, memegang peran penting sebagai salah satu distributor resmi Apple di segmen gaya hidup premium.

Antusiasme tinggi terhadap iPhone 17, yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti chip A19, peningkatan kamera 48MP, dan integrasi Apple Intelligence, diyakini akan memicu gelombang upgrade besar di kalangan konsumen kelas atas. Kenaikan permintaan ini secara langsung akan meningkatkan pendapatan dari segmen ritel gadget premium MAPI, melengkapi kinerja solid mereka dari sektor makanan, minuman, dan fesyen. Penjualan iPhone baru juga biasanya diikuti oleh peningkatan penjualan aksesori, yang turut memperbesar potensi cuan bagi rantai ritel MAPI.

Secara keseluruhan, masuknya iPhone 17 pada pertengahan Oktober 2025 ini menandai dimulainya periode penjualan puncak (peak season) bagi emiten distributor gadget di Indonesia. Dengan harga jual yang diprediksi berkisar antara Rp17 juta hingga Rp42 juta (tergantung model dan kapasitas), volume transaksi yang masif diperkirakan akan memberikan suntikan signifikan pada laporan keuangan kedua emiten tersebut menjelang penutupan tahun buku.

Login IG