Saham

Diakuisisi Posco, Sampoerna Agro (SGRO) Jelaskan Alasan Pelepasan Saham

Grup Sampoerna Strategic resmi lepas 65,72% saham Sampoerna Agro (SGRO) ke Posco International senilai Rp9,4 T. Alasan divestasi adalah restrukturisasi portofolio dan fokus bisnis baru.

JAKARTA · Monday, 24 November 2025 00:00 WITA · Dibaca: 23
Diakuisisi Posco, Sampoerna Agro (SGRO) Jelaskan Alasan Pelepasan Saham

JAKARTA, JClarity – PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) memberikan penjelasan resmi terkait langkah strategis Grup Sampoerna melepas mayoritas kepemilikan sahamnya kepada AGPA Pte. Ltd., anak perusahaan dari konglomerasi global asal Korea Selatan, POSCO International Corporation (PIC). Transaksi jumbo yang bernilai sekitar Rp9,4 triliun ini menandai berakhirnya era kepemilikan Grup Sampoerna di emiten perkebunan sawit tersebut.

Direktur SGRO, Eris Ariaman, mengungkapkan bahwa latar belakang utama pelepasan saham yang dilakukan oleh entitas Twinwood Family Holdings Limited (Grup Sampoerna) ini merupakan bagian dari **strategi grup untuk menata ulang portofolio bisnisnya** (divestasi). Grup Sampoerna menyatakan keinginan untuk **fokus pada lini bisnis yang sudah ada** sekaligus **menjajaki peluang baru** yang selaras dengan kebutuhan bisnis terkini dan tren pasar yang menjanjikan.

Presiden Direktur Grup Sampoerna, Bambang Sulistyo, dalam keterangannya menambahkan keyakinannya bahwa POSCO International adalah pemilik baru yang paling tepat. “Kami sangat bersyukur karena telah menemukan rumah baru bagi SGRO. Kami yakin, pemilik baru akan menjadi rumah yang baik bagi para pegawai dan membawa SGRO pada prospek pertumbuhan bisnis yang lebih baik ke depan,” ujar Bambang.

Aksi korporasi yang terjadi pada 19 November 2025 ini melibatkan penjualan 65,721% saham SGRO dengan harga akuisisi sebesar Rp7.903 per saham. Pengambilalihan kendali ini secara otomatis memicu kewajiban Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas sisa saham publik sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2018.

Di sisi lain, POSCO International Corp. menjelaskan bahwa akuisisi ini merupakan investasi strategis dalam rangka **memperkuat rantai pasok global minyak sawitnya** dan sebagai bagian dari **ekspansi bisnis biofuel global**. Melalui anak usahanya, PIC berkomitmen untuk mengembangkan dan memperluas bisnisnya di industri perkebunan Indonesia, yang secara fundamental telah mencatat kinerja positif pada semester I 2025.

Manajemen SGRO memastikan bahwa perubahan pengendali ini tidak akan berdampak negatif secara signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan di masa mendatang. POSCO International, yang telah memiliki jejak rekam di sektor sawit Indonesia sejak 2011, berkomitmen untuk mempertahankan tata kelola perusahaan (GCG) yang baik dan mematuhi standar ESG global.

Login IG