Dana Asing Jumbo Rp1,08 Triliun Masuk RI, 10 Saham Ini Diangkut.
Investor asing membukukan net buy jumbo Rp1,08 triliun, mendorong IHSG cetak rekor baru 8.274,35. Saham BBRI, BMRI, dan TLKM jadi incaran utama.
JAKARTA, JClarity – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan daya tariknya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor baru (All Time High/ATH) pada penutupan perdagangan Kamis (23/10/2025), didorong oleh aksi beli bersih (net buy) jumbo oleh investor asing senilai Rp1,08 triliun. Penguatan IHSG mencapai 1,49% melesat ke level 8.274,35, melanjutkan tren positif di tengah optimisme pasar domestik.
Arus modal asing yang masif ini terbagi atas net buy di seluruh pasar sebesar Rp1,08 triliun, di mana transaksi di pasar reguler menyumbang angka signifikan sebesar Rp948,92 miliar. Sentimen positif ini membuat sesi perdagangan berlangsung meriah, dengan total nilai transaksi mencapai Rp21,06 triliun dan didominasi oleh 405 saham yang bergerak menguat.
Sektor perbankan menjadi primadona utama incaran investor non-residen. Secara spesifik, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin daftar dengan nilai beli bersih tertinggi, mencapai Rp296,52 miliar. Kinerja saham BBRI juga mengesankan, ditutup menguat 3,24% pada posisi Rp3.820 per saham. Menyusul ketat, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan net buy sebesar Rp258,18 miliar, sementara PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berada di posisi ketiga dengan akumulasi beli bersih Rp251,36 miliar.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Stockbit mencatat total 10 saham yang paling diborong oleh investor asing, menunjukkan preferensi terhadap saham-saham big caps dan sektor strategis. Berikut adalah rincian 10 saham dengan nilai net foreign buy tertinggi pada perdagangan 23 Oktober 2025:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp296,52 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp258,18 miliar
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp251,36 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp126,62 miliar
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp102,79 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp70,49 miliar
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Rp59,64 miliar
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Rp54,64 miliar
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL): Rp35,36 miliar
- PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp29,14 miliar
Masuknya dana asing senilai lebih dari Rp1 triliun ini menjadi indikasi kuat kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi dan prospek pasar saham Indonesia, khususnya di sektor keuangan, energi, dan barang konsumsi. Tren positif ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjaga momentum IHSG untuk mencapai target level psikologis berikutnya di tengah dinamika pasar global.