Teknologi

Cina Mulai Produksi Massal Mobil Terbang Modular Pertama di Dunia.

XPENG AEROHT, anak perusahaan XPeng Motors, memulai uji coba produksi Land Carrier, mobil terbang modular pertama di dunia, di Guangzhou, Cina. Pengiriman massal ditargetkan mulai 2026.

Jakarta · Tuesday, 18 November 2025 04:00 WITA · Dibaca: 30
Cina Mulai Produksi Massal Mobil Terbang Modular Pertama di Dunia.

Jakarta, JClarity – Anak perusahaan raksasa kendaraan listrik Cina, XPeng Motors, XPENG AEROHT, secara resmi telah memulai uji coba produksi di fasilitas manufaktur yang mereka klaim sebagai lini produksi massal pertama di dunia untuk mobil terbang modular. Langkah bersejarah ini, yang diluncurkan pada awal November 2025, menandai tonggak penting dalam komersialisasi transportasi udara generasi berikutnya.

Fasilitas manufaktur cerdas yang berlokasi di Distrik Huangpu, Guangzhou, ini memiliki luas sekitar 120.000 meter persegi dan secara khusus dirancang untuk memproduksi mobil terbang modular bernama “Land Carrier”. Land Carrier mengadopsi desain inovatif yang memisahkan kendaraan menjadi dua modul utama: sebuah kendaraan darat beroda enam, yang dijuluki sebagai "kendaraan induk" (mothership), dan modul pesawat lepas landas dan pendaratan vertikal elektrik (eVTOL) yang dapat dilepas.

Modul darat didukung oleh konfigurasi tiga gandar dengan enam roda, dilengkapi penggerak semua roda (all-wheel drive) dan kemudi roda belakang, memungkinkannya digunakan di jalan umum dengan surat izin mengemudi (SIM) konvensional dan bahkan mampu melintasi medan off-road. Sementara itu, modul udara merupakan pesawat eVTOL bertenaga listrik dengan desain enam rotor dan badan pesawat yang terbuat dari serat karbon, menawarkan kokpit panorama 270 derajat. Pesawat ini menawarkan mode penerbangan otomatis, yang mencakup perencanaan rute cerdas dan lepas landas/pendaratan sekali sentuh, serta mode manual.

Meskipun lini produksi telah diluncurkan, unit Land Carrier pertama yang keluar dari pabrik akan digunakan untuk uji penerbangan eksperimental, memverifikasi kinerja dan proses manufaktur sebelum masuk ke tahap produksi massal penuh. XPENG AEROHT menyatakan bahwa produksi massal penuh dan pengiriman kepada pelanggan dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026. Pabrik tersebut dirancang untuk memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 10.000 modul pesawat yang dapat dilepas, dengan target merakit satu pesawat setiap 30 menit setelah beroperasi penuh.

Pencapaian ini menempatkan Cina sebagai pemimpin dalam perlombaan mobilitas udara urban (UAM) global, mengungguli perusahaan-perusahaan internasional lainnya. Sejak diluncurkan, XPENG AEROHT telah mengamankan hampir 5.000 hingga 7.000 pesanan, dengan target pasar yang berfokus pada konsumen individu untuk tujuan rekreasi atau tamasya udara, selain potensi penggunaan layanan publik. Harga akhir belum ditetapkan, namun diperkirakan akan berada di bawah 2 juta yuan (sekitar $281.000).

Login IG