Teknologi

Cina Mulai Produksi Massal Mobil Terbang Modular Pertama di Dunia

XPENG AEROHT, anak perusahaan Xpeng Motors, memulai produksi massal mobil terbang modular Land Aircraft Carrier di Cina, pertama di dunia. Pengiriman skala penuh dijadwalkan 2026.

Jakarta · Sunday, 16 November 2025 06:00 WITA · Dibaca: 27
Cina Mulai Produksi Massal Mobil Terbang Modular Pertama di Dunia

JAKARTA, JClarity – Anak perusahaan raksasa otomotif Cina, Xpeng Motors, yakni XPENG AEROHT, secara resmi memulai produksi uji coba mobil terbang modular pertamanya di dunia, menandai era baru dalam industri transportasi global. Langkah bersejarah ini dipicu oleh peluncuran unit pertama dari fasilitas pabrik pintar perusahaan di Guangzhou, Distrik Huangpu, yang diklaim sebagai jalur produksi massal mobil terbang modular pertama secara global.

Kendaraan inovatif ini, yang diberi nama ‘Land Aircraft Carrier’, dirancang dengan konsep modular yang terdiri dari dua bagian utama: modul kendaraan darat (disebut “kendaraan induk” atau mother vehicle) dan modul pesawat lepas landas dan pendaratan vertikal listrik (eVTOL) yang dapat dilepas-pasang. Kendaraan darat ini memiliki konfigurasi unik enam roda dan tiga gandar dengan penggerak semua roda (all-wheel drive), menawarkan kemampuan off-road serta daya angkut yang mumpuni.

Modul darat Land Aircraft Carrier memiliki dimensi panjang sekitar 5,5 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 2 meter, memungkinkan mobil ini masuk ke tempat parkir standar dan dikendarai dengan Surat Izin Mengemudi (SIM) konvensional. Menariknya, modul darat juga berfungsi sebagai stasiun pengisian daya bergerak untuk modul udara, berkat sistem tegangan tinggi 800V yang dapat mengisi ulang modul pesawat dari 30% ke 80% hanya dalam 18 menit.

Sementara itu, modul udara merupakan pesawat eVTOL bertenaga listrik yang dilengkapi enam rotor dengan desain saluran ganda. Badan pesawat dan bilah rotor dibuat dari serat karbon untuk mencapai keseimbangan optimal antara kekuatan dan berat, serta menampilkan kokpit panorama 270 derajat. Modul ini mendukung mode penerbangan manual menggunakan tuas tunggal dan mode otonom yang canggih, menawarkan perencanaan rute cerdas, penerbangan otomatis, serta lepas landas dan mendarat hanya dengan satu tombol. Dalam kondisi optimal, modul udara dapat mencapai kecepatan maksimum sekitar 130 km/jam dengan daya jelajah sekitar 35 menit penerbangan.

Pabrik seluas 120.000 meter persegi di Guangzhou tersebut dirancang dengan target kapasitas produksi tahunan hingga 10.000 modul pesawat, dengan kapasitas awal 5.000 unit. Menurut pernyataan perusahaan, proses perakitan satu unit pesawat hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit setelah pabrik beroperasi penuh. Hingga saat ini, XPENG AEROHT telah menerima hampir 5.000 pesanan, dengan harga model Land Aircraft Carrier diperkirakan berada di bawah 2 juta yuan, atau sekitar Rp4,67 miliar.

Peluncuran unit produksi pertama ini menjadi tahap awal uji penerbangan eksperimental dan validasi proses manufaktur. Meskipun uji coba produksi massal sudah dimulai, pengiriman unit secara skala penuh kepada konsumen dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026. XPENG AEROHT juga telah mengajukan sertifikat tipe untuk bodi terbang mobil ini, dengan kode produk X3-F, kepada otoritas Tiongkok, menunjukkan kesiapan untuk komersialisasi transportasi udara-darat masa depan.

Login IG