Teknologi

**BRIN Pamerkan 'ARI': Akselerograf Rakyat Indonesia untuk Deteksi Gempa Real-Time**

BRIN pamerkan Akselerograf Rakyat Indonesia (ARI) di Mojokerto. Alat deteksi gempa real-time ini diproyeksikan menjadi sistem peringatan dini gempa di Indonesia.

Mojokerto · Tuesday, 07 October 2025 15:00 WITA · Dibaca: 24
**BRIN Pamerkan 'ARI': Akselerograf Rakyat Indonesia untuk Deteksi Gempa Real-Time**

MOJOKERTO, JClarity – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan mitigasi bencana gempa bumi di Indonesia melalui pameran teknologi terbarunya, Akselerograf Rakyat Indonesia (ARI). Instrumen perekam percepatan tanah ini diproyeksikan menjadi pilar utama dalam sistem peringatan dini gempa bumi yang cepat dan akurat di seluruh Nusantara, dengan kemampuan deteksi data secara waktu nyata (real-time).

Prototipe ARI dipamerkan dalam ajang Disaster Management Expo 2025 yang berlangsung di Kompleks Gedung Olahraga dan Seni Mojopahit, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Alat ini merupakan hasil riset yang pendanaannya didukung oleh Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP).

Tio Azhar Prakoso Setiadi, Periset Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air (PRLSDA) BRIN, menjelaskan bahwa ARI memiliki fungsi vital untuk merekam percepatan tanah saat terjadi gempa bumi. "ARI membantu analisis seismik dan mitigasi risiko gempa," ujar Tio. Data percepatan tanah yang direkam sangat krusial untuk memahami karakteristik guncangan gempa di lokasi tertentu.

Lebih lanjut, Periset Ahli Madya PRLSDA BRIN, Agustya Adi Martha, menekankan bahwa pengembangan ARI diarahkan sebagai instrumen utama untuk quick early warning system gempa bumi di seluruh Indonesia. Meskipun gempa bumi tidak dapat diprediksi secara pasti, ARI mampu memberikan informasi data secara real-time mengenai besaran kekuatan gempa di lokasi pemasangan.

Saat ini, BRIN telah berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur untuk mengaplikasikan alat ini. Sebanyak sepuluh unit ARI telah dipasang di sepuluh titik lokasi di Cianjur, yang seluruh datanya dapat dimonitor dari jarak jauh.

Selain untuk deteksi dini gempa, ARI juga memiliki manfaat ganda. Instrumen ini diklaim mampu digunakan untuk memantau ketahanan infrastruktur vital, seperti bendungan, jembatan, dan fasilitas energi. Monitoring kesehatan struktur ini memungkinkan potensi risiko kerusakan dapat segera terdeteksi dan ditindaklanjuti dengan cepat, sehingga meminimalkan kerugian akibat bencana.

Login IG