Teknologi

Bill Gates Ungkap Dua Profesi yang Bisa Punah 10 Tahun Lagi.

Miliarder teknologi Bill Gates memprediksi dua jenis pekerjaan berisiko punah dalam 10 tahun akibat perkembangan AI. Ini daftarnya dan bagaimana Gates menjelaskan alasannya.

Jakarta · Monday, 20 October 2025 11:00 WITA · Dibaca: 42
Bill Gates Ungkap Dua Profesi yang Bisa Punah 10 Tahun Lagi.

Jakarta, JClarity – Pendiri Microsoft sekaligus filantropis terkemuka, Bill Gates, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan prediksinya mengenai masa depan pasar kerja global. Dalam pandangannya, percepatan pengembangan dan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) Generatif akan membuat dua kategori profesi berisiko punah dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan.

Prediksi Gates ini berakar pada kemampuan AI untuk mengambil alih tugas-tugas yang bersifat rutin, repetitif, dan berbasis data dengan efisiensi yang jauh melampaui kemampuan manusia. Kedua profesi yang ia soroti, dan yang paling rentan terhadap gelombang otomatisasi ini, adalah pekerjaan di sektor **Klerikal/Data Entry** dan **Pemrograman Tingkat Dasar/Menengah (Coding)**.

Gates menjelaskan bahwa pekerjaan klerikal, yang mencakup entri data, pemrosesan dokumen, dan tugas administratif dasar lainnya, akan sepenuhnya dapat diotomatisasi oleh AI. Sistem AI modern sudah mampu menganalisis, menyusun, dan mengelola informasi dalam skala besar, menghilangkan kebutuhan akan tenaga kerja manusia untuk peran tersebut.

Sementara itu, di sektor teknologi, meskipun permintaan untuk pengembang AI tingkat lanjut akan melonjak, Gates melihat bahwa pekerjaan *coding* atau pemrograman yang melibatkan tugas rutin dan penulisan kode dasar akan diambil alih oleh alat-alat AI. AI kini dapat menulis baris kode, melakukan *debugging* sederhana, dan bahkan merancang arsitektur perangkat lunak dasar, mengubah peran programmer menjadi lebih fokus pada manajemen proyek AI dan logika bisnis tingkat tinggi.

Miliarder teknologi ini menekankan bahwa perubahan ini bukanlah akhir dari pekerjaan, melainkan sebuah transformasi fundamental. Menurutnya, tenaga kerja di masa depan akan sangat berharga di bidang-bidang yang membutuhkan empati, kreativitas unik, dan interaksi manusia yang kompleks, seperti peran pengembang etika AI, manajer hubungan masyarakat, atau guru yang memanfaatkan AI sebagai alat bantu.

Prediksi Bill Gates ini menjadi peringatan mendesak bagi angkatan kerja di Indonesia. Pemerintah dan institusi pendidikan didorong untuk segera memprioritaskan program *reskilling* dan peningkatan literasi digital, memastikan bahwa pekerja saat ini memiliki keterampilan yang relevan dan adaptif dalam menghadapi era ekonomi yang didorong oleh kecerdasan buatan, di mana kemampuan untuk bekerja bersama AI akan menjadi kunci kelangsungan karier.

Login IG