Saham

Astra Bakal Tebar Dividen Interim Rp 3,96 Triliun, Investor Bersiap Panen Cuan.

Astra International (ASII) umumkan dividen interim Rp 3,96 triliun atau Rp 98 per saham. Cum date 13 Oktober, pembayaran 31 Oktober 2025. Investor bersiap panen cuan.

Jakarta · Monday, 06 October 2025 16:00 WITA · Dibaca: 40
Astra Bakal Tebar Dividen Interim Rp 3,96 Triliun, Investor Bersiap Panen Cuan.

JAKARTA, JClarity – PT Astra International Tbk (ASII), salah satu emiten konglomerasi terbesar di Indonesia, kembali mengumumkan kabar gembira bagi para pemegang sahamnya. Astra International dipastikan akan membagikan dividen interim jumbo senilai total Rp 3,96 triliun untuk tahun buku 2025. Keputusan ini secara efektif telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan pada 1 Oktober 2025.

Jumlah dividen interim sebesar Rp 3,96 triliun tersebut setara dengan Rp 98 per saham. Pembagian dividen ini menjadi salah satu penantian utama bagi investor, menegaskan komitmen ASII sebagai saham blue chip yang royal dalam mengalokasikan keuntungan kepada pemegang saham.

Sekretaris Perusahaan Astra, Gita Tiffani Boer, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (3/10/2025), menyampaikan jadwal rinci yang harus dicermati oleh para investor. Jadwal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi: 13 Oktober 2025
  • Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi: 14 Oktober 2025
  • Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date): 15 Oktober 2025
  • Cum Dividen Interim di Pasar Tunai: 16 Oktober 2025
  • Ex Dividen Interim di Pasar Tunai: 17 Oktober 2025
  • Tanggal Pembayaran Dividen Interim: 31 Oktober 2025

Adapun dividen interim ini akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 15 Oktober 2025 pukul 16.00 WIB.

Keputusan pembagian dividen interim ini didasarkan pada kinerja keuangan perseroan per 30 Juni 2025. Meskipun mencatat sedikit penurunan, Astra International berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 15,52 triliun pada semester pertama 2025. Penurunan laba tipis 2,15% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu tidak menghalangi manajemen untuk tetap memberikan apresiasi signifikan kepada pemegang saham.

Struktur keuangan Perseroan juga menunjukkan posisi yang sangat solid. Per 30 Juni 2025, Astra tercatat memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp 205,23 triliun, dengan total ekuitas tercatat sebesar Rp 278,76 triliun. Hal ini menggarisbawahi kemampuan finansial Astra untuk menopang distribusi dividen interim yang besar.

Analis melihat pengumuman dividen interim ini sebagai sentimen positif yang kuat. Pada penutupan perdagangan Jumat (3/10/2025), saham ASII terpantau menguat 2,19% ke level Rp 5.825 per saham, mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek perusahaan dan konsistensinya dalam membagikan hasil keuntungan.

Login IG