Saham

Asing Net Buy Jumbo Rp 3,04 Triliun Saat IHSG Anjlok, Cek Saham yang Banyak Diborong

IHSG anjlok 2,57% ke 7.915 pada Jumat (17/10/2025). Di tengah kejatuhan, asing justru net buy jumbo Rp 3,04 T, didorong transaksi AMMN dan CASA di pasar negosiasi.

JAKARTA · Saturday, 18 October 2025 20:00 WITA · Dibaca: 38
Asing Net Buy Jumbo Rp 3,04 Triliun Saat IHSG Anjlok, Cek Saham yang Banyak Diborong

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan perdagangan dengan catatan kelam. Indeks acuan tersebut ditutup anjlok tajam pada Jumat (17/10/2025), meninggalkan level psikologis 8.000. Namun, di tengah koreksi masif ini, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) jumbo senilai Rp 3,04 triliun di seluruh pasar.

Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terperosok 2,57% atau terpangkas 209,10 poin, menutup sesi perdagangan terakhir di level 7.915,65. Penurunan ini melengkapi akumulasi pelemahan Indeks sebesar 4,14% dalam sepekan. Tekanan jual terjadi di hampir seluruh sektor, dengan sektor teknologi (-5,25%) dan energi (-5,02%) menjadi penekan terdalam. Total nilai transaksi harian tercatat ramai, mencapai Rp 27,67 triliun.

Meskipun mayoritas saham berada di zona merah, fenomena net buy jumbo oleh investor asing ini perlu dicermati. Pembelian bersih senilai Rp 3,04 triliun tersebut didominasi oleh transaksi besar di Pasar Negosiasi, yang nilainya mencapai sekitar Rp 3,34 triliun. Sebaliknya, di Pasar Reguler, investor asing justru tercatat melakukan jual bersih (net sell) sebesar Rp 304,03 miliar, menandakan sentimen negatif yang masih kuat pada perdagangan saham reguler.

Transaksi jumbo di Pasar Negosiasi yang mendorong angka net buy asing ini terfokus pada dua emiten besar. Saham PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) mencatat transaksi negosiasi senilai Rp 2,8 triliun. Selain itu, saham emiten tambang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga diborong asing dengan nilai transaksi sekitar Rp 534 miliar di pasar negosiasi, menjadikannya salah satu saham yang paling banyak diburu.

Di luar transaksi negosiasi, beberapa saham blue chip dan emiten komoditas juga tetap menarik minat beli investor asing di Pasar Reguler. Saham-saham yang mencatatkan net buy signifikan di Pasar Reguler pada hari itu, di antaranya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Aksi beli terfokus pada saham-saham dengan fundamental yang solid ini mengindikasikan bahwa investor asing memanfaatkan koreksi tajam harga untuk mengakumulasi aset berkualitas.

Login IG