Wi-Fi 7 Pertama di Indonesia Meluncur di Bali, Tawarkan Kecepatan Internet Hingga 2Gbps
Indonesia kini memiliki layanan Wi-Fi 7 pertamanya di Bali, menawarkan kecepatan internet super cepat hingga 2 Gbps. Ini menandai era baru konektivitas digital.
DENPASAR, JClarity – Infrastruktur jaringan nirkabel di Indonesia telah memasuki babak baru dengan diluncurkannya layanan Wi-Fi 7 (standar IEEE 802.11be) komersial pertama di Tanah Air. Bali, sebagai pusat pariwisata global dan hub digital strategis, terpilih menjadi lokasi perdana implementasi teknologi revolusioner ini, menjanjikan kecepatan transfer data puncak hingga 2 Gigabits per detik (Gbps) bagi penggunanya.
Peluncuran ini menandai lompatan signifikan dalam konektivitas, jauh melampaui batas kecepatan yang ditawarkan oleh standar Wi-Fi 6 dan Wi-Fi 6E sebelumnya. Inisiatif yang diklaim sebagai 'Ultra-Fast Connectivity Initiative' ini merupakan hasil kolaborasi antara operator telekomunikasi terkemuka di Indonesia dengan produsen perangkat jaringan global, bertujuan untuk mengakselerasi transformasi digital nasional.
Secara teknis, Wi-Fi 7, yang juga dikenal sebagai *Extremely High Throughput (EHT)*, menggunakan sejumlah teknologi kunci untuk mencapai kecepatan fantastis tersebut. Fitur unggulan seperti *Multi-Link Operation (MLO)* memungkinkan perangkat menggunakan beberapa pita frekuensi (2.4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz) secara simultan, memaksimalkan efisiensi dan mengurangi latensi secara drastis. Selain itu, penggunaan lebar saluran hingga 320 MHz, dua kali lipat dari Wi-Fi 6, turut berkontribusi pada peningkatan kapasitas dan kecepatan yang signifikan.
Kehadiran Wi-Fi 7 di Bali diharapkan dapat memberikan dorongan kuat pada sektor-sektor kritis. Untuk industri pariwisata, koneksi super cepat ini akan mendukung ekosistem *smart hotel*, konferensi virtual skala besar, dan pengalaman Realitas Virtual (VR) atau *Augmented Reality* (AR) yang imersif. Bagi konsumen, teknologi ini menjamin pengalaman *cloud gaming* tanpa jeda, serta *streaming* video dengan resolusi ultra-tinggi (4K hingga 8K) yang mulus.
Dalam keterangan resminya, pihak operator menyatakan bahwa Bali dipilih sebagai *pilot project* untuk menguji stabilitas dan adaptasi teknologi di lingkungan yang padat pengguna. Setelah fase pengujian komersial di Bali selesai, perusahaan menargetkan ekspansi layanan Wi-Fi 7 secara bertahap ke kota-kota besar lainnya, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Bandung, dalam upaya menjadikan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju dalam hal infrastruktur konektivitas digital.