Internet

Wi-Fi 7 Hadirkan Kecepatan dan Efisiensi Internet yang Lebih Baik dari Wi-Fi 6

Wi-Fi 7 (IEEE 802.11be) hadir dengan kecepatan puncak teoretis hingga 46 Gbps, 4,8 kali lebih cepat dari Wi-Fi 6. Didukung MLO dan channel 320 MHz, ini tingkatkan efisiensi dan latensi.

Jakarta · Sunday, 16 November 2025 09:00 WITA · Dibaca: 46
Wi-Fi 7 Hadirkan Kecepatan dan Efisiensi Internet yang Lebih Baik dari Wi-Fi 6

Jakarta, JClarity – Kedatangan standar nirkabel terbaru, Wi-Fi 7, yang secara teknis dikenal sebagai IEEE 802.11be (Extremely High Throughput/EHT), menjanjikan sebuah revolusi signifikan dalam konektivitas internet domestik dan industri. Teknologi ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan Wi-Fi 6 dan 6E, menawarkan lompatan masif dalam kecepatan puncak, efisiensi spektrum, dan pengurangan latensi yang krusial untuk aplikasi masa depan.

Peningkatan terbesar Wi-Fi 7 terlihat jelas pada potensi kecepatan puncaknya. Secara teoretis, Wi-Fi 7 mampu mencapai *throughput* hingga 46 Gigabits per detik (Gbps), sebuah angka yang jauh melampaui batas teoretis Wi-Fi 6 yang berada di kisaran 9,6 Gbps. Kapasitas kecepatan ini dimungkinkan berkat dua inovasi teknis utama: peningkatan lebar pita saluran (channel bandwidth) menjadi 320 MHz—dua kali lipat dari 160 MHz pada Wi-Fi 6E—dan penggunaan skema modulasi yang lebih tinggi, yakni 4096-QAM (Quadrature Amplitude Modulation), yang memungkinkan lebih banyak data dikemas per siklus.

Namun, Wi-Fi 7 tidak hanya berkutat pada kecepatan semata, melainkan juga pada efisiensi dan keandalan. Fitur terdepan yang dibawanya adalah Multi-Link Operation (MLO). MLO memungkinkan perangkat untuk mengirim dan menerima data secara simultan melalui berbagai pita frekuensi (2.4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz). Dengan MLO, perangkat dapat memilih saluran yang paling tidak padat atau menggabungkan pita frekuensi untuk meningkatkan *throughput* secara keseluruhan, serta memitigasi gangguan jaringan secara instan. Hasilnya adalah latensi yang jauh lebih rendah, sangat ideal untuk aplikasi sensitif waktu seperti *gaming* *real-time*, konferensi video resolusi tinggi, dan pengalaman *virtual reality* (VR) atau *augmented reality* (AR) yang imersif.

Saat ini, adopsi Wi-Fi 7 telah memasuki fase komersial yang serius. Meskipun sertifikasi akhir standar mungkin masih dalam proses, banyak produsen *chipset* utama, seperti Qualcomm, Broadcom, dan MediaTek, telah merilis solusi Wi-Fi 7 yang kini mulai diintegrasikan ke dalam router *high-end*, laptop premium, dan *smartphone* unggulan. Transisi ini menandakan bahwa konsumen di Indonesia dan seluruh dunia akan segera dapat menikmati infrastruktur jaringan yang siap mendukung ekosistem rumah pintar (smart home) dan kebutuhan komputasi yang semakin intensif di tahun-tahun mendatang.

Para analis industri memprediksi bahwa Wi-Fi 7 akan menjadi tulang punggung konektivitas untuk era komputasi spasial, di mana perangkat memerlukan transmisi data yang sangat cepat dan stabil. Peningkatan efisiensi spektral dan mekanisme anti-gangguan yang canggih memastikan bahwa bahkan di lingkungan yang padat, pengalaman internet akan tetap lancar dan bebas dari *lag* yang mengganggu.

Login IG