Internet

Starlink Gratiskan Akses Internet untuk Korban Banjir Sumatera, Upaya Pemulihan Jaringan Komunikasi.

Starlink menyediakan akses internet gratis untuk korban banjir di Sumatera. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan jaringan komunikasi darurat dan membantu koordinasi logistik.

Jakarta · Sunday, 30 November 2025 17:00 WITA · Dibaca: 32
Starlink Gratiskan Akses Internet untuk Korban Banjir Sumatera, Upaya Pemulihan Jaringan Komunikasi.

JAKARTA, JClarity – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah melumpuhkan infrastruktur telekomunikasi darat. Menanggapi krisis komunikasi darurat ini, Starlink, layanan internet satelit global milik SpaceX, mengumumkan pemberian akses internet gratis bagi seluruh pelanggan yang terdampak hingga akhir Desember 2025.

Kebijakan penggratisan layanan ini diterapkan menyusul terputusnya akses jaringan seluler dan internet di banyak titik vital, yang menghambat upaya evakuasi, koordinasi tim penyelamat, dan pendistribusian logistik bantuan. Langkah Starlink ini merupakan bagian dari standar kebijakan perusahaan untuk tidak mengambil keuntungan dari situasi bencana alam, sebagaimana ditegaskan oleh pendiri SpaceX, Elon Musk.

Starlink secara proaktif memberikan kredit layanan gratis ke akun pelanggan aktif di wilayah terdampak, sehingga mereka tidak perlu melakukan tindakan apa pun untuk mendapatkan layanan. Sementara itu, bagi pelanggan yang layanannya sempat ditangguhkan atau pengguna baru di area bencana, Starlink memberikan kredit yang sama setelah aktivasi layanan, cukup dengan mengajukan tiket dukungan dengan menyertakan keterangan "Dukungan Banjir Indonesia".

Dalam upaya pemulihan konektivitas yang lebih luas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengambil langkah cepat dengan mendistribusikan puluhan perangkat Starlink ke lokasi-lokasi yang terisolasi sinyal. Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menegaskan bahwa pemulihan jalur komunikasi merupakan prioritas utama. Starlink, dengan teknologi satelit orbit rendahnya (LEO), mampu menyediakan koneksi tanpa bergantung pada Base Transceiver Station (BTS) atau kabel serat optik di darat yang rusak total akibat bencana.

Kehadiran internet Starlink di posko-posko pengungsian, seperti di Tapanuli Tengah dan Sibolga, sangat krusial untuk memastikan komunikasi antara tim penanggulangan bencana, petugas medis, dan warga dapat berjalan lancar. Jaringan komunikasi yang terpulihkan ini diharapkan dapat mendukung keseluruhan proses tanggap darurat yang telah ditetapkan statusnya oleh Pemerintah dalam masa tanggap darurat 14 hari.

Login IG